Labuhan Ratu VI, Lampung Timur –MNCTV ano.com.
Tidak banyak yang tahu kisah yang di alami Piyadi,Seorang warga labuhan ratu VI beberapa tahun yang lalu saat dirinya mencari alternatif untuk menggantikan tanaman singkong yang saat itu sangat murah harganya.
Dalam kebimbangan menentukan pilihan pengganti singkong saat itu muncul lah seorang teman yang menyarankan dirinya untuk mencoba menanam nanas batu sebagai pengganti singkongnya.
Setelah merasa mendapat pengetahuan tentang budidaya nanas,ia segera mempersiapkan segalanya untuk meminimalisir kegagalan mulai lahan,bibit dan biaya perawatan agar percobaan nya tidak mengalami kegagalan di kemudian hari.
Kemudian setelah beberapa tahun berlalu,Piyadi menjadi sorotan masyarakat.Pasalnya semakin hari buah nanas yang di hasilkan dari perkebunan pribadinya menghasilkan buah yang semakin unggul berukuran besar dan juga memiliki rasa yang sangat manis.
Berdasarkan rasa penasaran dan sorotan masyarakat tersebut,Awak Media MNCTV Ano turut melihat dan mengunjungi perkebunan mandiri yang di miliki warga Labuhan Ratu VI Proyek Pancasila Kabupaten Lampung Timur tersebut.
Saat di wawancarai di Kebunnya,Piyadi menjelaskan dengan detail proses yang di alami nya sampai ke saat ini,ia menceritakan perjuangannya membudidayakan nanas batuu yang sempat di pandang sebelah mata kini mulai di lirik masyarakat karna di nilai memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi di banding tanaman singkong.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa perawatan budidaya nanas hanya memerlukan bibit sekali, untuk seterusnya bibit bisa di ambil dari tanaman yang sudah ada,kemudian untuk penjualan hasil panen juga relatif mudah,bahkan permintaan pasar sangat banyak dan belum dapat ia penuhi, tuturnya.
Saat di tanya tentang kendala,Piyadi menuturkan masalah utama yang ia dan petani nanas hadapi adalah ketersediaan air,ia sering kewalahan saat pembuahan apalagi saat tidak ada hujan sama sekali.
Ia berharap Dinas pertanian ataupun pemerintah daerah mau membantu mereka mengatasi kendala utama dalam penanaman dan pembudidayaan nanas batu di Labuhan Ratu VI Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur tutupnya.
( penulis Muhklasin )
