Warga Keluhkan Ketersediaan BBM di SPBU Kompak 66.766.001 Merakai Sintang Tak Tepat Sasaran!!

banner 468x60

Sintang, Kalbar – Warga Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kompak 66.766.001 yang berlokasi di wilayah Kecamatan Merakai. Pasokan BBM dinilai tidak menentu dan kerap habis dalam waktu singkat.

Salah seorang warga setempat, Hengki (nama samaran), mengungkapkan bahwa pasokan BBM di SPBU tersebut sangat jarang tersedia. Ketika BBM datang, yang biasanya diangkut menggunakan ponton, stok tersebut langsung habis hanya dalam waktu singkat.

“Kalau terlambat sedikit saja, kami tidak kebagian. Sejak pagi antrean drum dan jeriken sudah penuh,” ujar Hendi, kepada wartawan Selasa,02/12/25.

Ia juga menduga bahwa sebagian besar drum dan jeriken tersebut bukan milik warga biasa, melainkan milik para penimbun dan pemilik kios BBM yang kemudian menjual kembali dengan harga lebih tinggi, bahkan diduga untuk kebutuhan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Hal senada disampaikan seorang warga lainnya, Emperiang. Ia menilai kondisi tersebut mengakibatkan distribusi BBM menjadi tidak merata dan tidak tepat sasaran. Masyarakat kecil yang membutuhkan BBM untuk keperluan sehari-hari dan usaha, justru kerap tidak kebagian.

“Distribusinya tidak adil. Kami yang benar-benar butuh justru sering tidak dapat,” keluhnya.

Warga menilai ketersediaan BBM di SPBU Kompak 66.766.001 sangat sulit diprediksi dan cenderung terbatas. Oleh karena itu, masyarakat berharap pihak Pertamina serta instansi terkait dapat segera menindaklanjuti keluhan ini, melakukan pengawasan yang lebih ketat, serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar, merata, dan sesuai peruntukannya(Musa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *