Wujudkan Swasembada Pangan, Masyarakat Sukorahayu Apresiasi Pelatihan Pupuk Organik Cair Bersama Komisi IV DPR RI ‎

Lampung Timur– MNCTVANO.COM.

Antusiasme masyarakat begitu besar dalam mengikuti pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang digelar di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu (20/6/2026).

‎Program yang diprakarsai oleh Anggota Komisi IV DPR RI ini mendapat sambutan hangat dari para petani setempat.

Dalam acara yang berlangsung khidmat dan lancar tersebut, penyuluh pertanian mempraktikkan langsung cara pembuatan POC. Tahap demi tahap pembuatan dijelaskan secara detail agar masyarakat dapat memahami dan mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat bagi mayoritas peserta yang berprofesi sebagai petani.

‎Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

‎Drh. I Ketut Suwendra, M.M. (Anggota Komisi IV DPR RI)

‎Zaidi (Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas beserta jajaran)

‎Setio Cipto, S.Pd. (Camat Labuhan Maringgai)

‎Afria Syahdi (Kepala Desa Sukorahayu)

‎Perwakilan unsur TNI dan Polri setempat.

‎Kehadiran para tokoh ini menjadi momen berkesan bagi masyarakat Desa Sukorahayu dalam upaya mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

‎Komitmen Tingkatkan Hasil Tani Daerah Penyangga

‎Dalam sambutannya, Kepala Balai TNWK, Zaidi, menjelaskan bahwa program kolaborasi dengan Komisi IV DPR RI ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan hasil pertanian, khususnya di daerah penyangga Taman Nasional Way Kambas. Pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi bersama masyarakat demi kemajuan bersama.

‎Sejalan dengan Zaidi, Anggota Komisi IV DPR RI, Drh. I Ketut Suwendra, M.M., menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan para petani. Ia juga menggarisbawahi bahwa seluruh bantuan yang disalurkan melalui Komisi IV DPR RI bersifat gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

‎”Jika ada pihak yang memungut biaya (atas bantuan ini), maka kami tidak akan segan-segan untuk memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Ketut Suwendra.

‎Dengar Aspirasi dan Tinjau Tanggul Penghalau Gajah

‎Dalam kesempatan spesial tersebut, Drh. I Ketut Suwendra, M.M. juga membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga Sukorahayu.

‎Mendengar keluhan warga mengenai tanggul yang dijadikan penghalau gajah liar, ia bersama rombongan langsung bergerak meninjau lokasi tanggul di Desa Sukorahayu. Di lokasi tersebut, Ketut Suwendra berdialog langsung dengan Kepala Balai TNWK dan masyarakat untuk mencari solusi terbaik. Ia berjanji akan berupaya membantu warga yang terdampak oleh pembangunan tanggul penghalau gajah tersebut.

Di akhir acara, perwakilan warga Desa Sukorahayu, Rahmat, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI, pihak Balai TNWK, Camat, Kepala Desa, serta seluruh unsur yang terlibat yang telah turun langsung membantu memecahkan masalah di desa penyangga.

‎”Kami berharap bimbingan seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus berlanjut. Kami juga mengucapkan terima kasih atas respons cepat yang diberikan, dan berharap keluhan yang telah kami sampaikan bisa segera teratasi,” pungkas Rahmat.

‎(Reporter: Mukhlasin)

Pos terkait