Lampung Timur -MNCTVano.com.
Rentetan peristiwa yang terjadi belakangan ini membuat rasa penasaran dan kegelisahan semua orang, Khusus nya yang ada di Kabupaten Lampung Timur.
Pertanyaan besar muncul di tengah masyarakat,”Sebenernya apa yang tengah terjadi dengan hutan konservasi TNWK kita”Sehingga peristiwa besar terjadi secara bergantian.
Gajah liar memakan korban, kebakaran hutan di musim penghujan, harimau Sumatera keluar dari lokasi habitatnya dll.
Berbekal pertanyaan dan rasa penasaran tersebut Media Mnctvano.com mencoba menggali pertanyaan kepada masyarakat yang ada di desa penyangga TNWK di beberapa Kecamatan di Provinsi Lampung.
Dalam banyak pertanyaan yang di sampaikan awak media kepada masyarakat, terdapat jawaban yang sangat dominan.
Pertanyaan Awak Media.
Sebagai masyarakat yang tinggal berdampingan dengan TNWK ,”Menurut anda kenapa gajah liar masih sering keluar ke lahan warga?
kenapa harimau Sumatera keluar dari hutan masuk ke perkebunan?
Kenapa bisa terjadi kebakaran saat musim penghujan?
Warga menjawab.
- Menurut saya gajah sering keluar ada dua kemungkinan yaitu;
1 Karna tidak adanya cukup makanan di dalam hutan konservasi TNWK .
2 Masih tidak di terima nya gajah kiriman oleh gajah lokal .
Mendengar jawaban tersebut pihak media menanyakan apa yang dimaksud dengan gajah kiriman dan gajah lokal? Nanti saya jawab lain waktu jawap A.S.(52) sambil tersenyum.
Jawaban warga lain yang di tanya tentang keluarnya harimau Sumatera dari habitatnya ke perkebunan juga bervariasi,
Harimau Sumatra keluar dari habitatnya mungkin karna binatang buruannya sudah sangat jarang di karenakan banyak manusia yang juga ikut memburu binatang yang menjadi makanan harimau Sumatera tersebut.
Merasa sudah mendapatkan jawaban dari dua pertanyaan awak media melanjutkan ke desa penyangga lain nya.
Di desa berikut nya pendapat masyarakat tentang keluar nya harimau Sumatera dari habitatnya juga bervariasi.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya juga menyampaikan”Banyaknya aktivitas yang di lakukan di dalam hutan konservasi juga mempengaruhi ekosistem alami hutan itu sendiri”
Bahkan saat di tanya terjadinya kebakaran di musim penghujan ia menjawab”memang aneh jika kebakaran itu terjadi saat musim hujan tapi menurut saya memang aneh”.ia mengaku takut berpendapat soal itu..
Dari beberapa pertanyaan yang media sampaikan ke warga desa penyangga tersebut terlihat jelas kepedulian masyarakat terhadap hutan konservasi TNWK di Lampung Timur.
Pertanyaan tersebut sengaja di berikan untuk mengetahui jawaban versi masyarakat sebelum awak media melakukan wawancara terhadap pihak TNWK yang akan segera di lakukan.
BERSAMBUNG!
penulis Muhklasin.











