Tulang Bawang, Lampung.MNCTVAno.com.
Peristiwa memilukan yang di alami seorang anak di bawah umur di tulang bawang Lampung akhirnya mendapat perhatian dari masyarakat luas,
Beberapa orang yang mempunyai kepedulian terhadap korban akhirnya hadir di tengah keluarga untuk melakukan pendampingan dan upaya mencari keadilan.
Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu para relawan mendampingi korban yang diduga mengalami kekerasan seksual dan masih di bawah umur, bersama ADV Mawardi Hendra Jaya, SH, tim awak media serta paralegal Advokat Feradi WFI Subur Jaya di Polres Tulang Bawang.
Agenda hari itu merupakan pemeriksaan ulang terhadap korban. Pemeriksaan dilakukan karena terdapat perbedaan antara keterangan korban dengan keterangan sejumlah saksi. Dalam proses hukum, klarifikasi memang diperlukan. Namun yang harus diingat, korban adalah anak di bawah umur yang wajib mendapatkan perlindungan maksimal, bukan tekanan tambahan.
Menurut tim di lapangan, pemeriksaan belum selesai karena kondisi korban mendadak jatuh sakit. Penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan. Kondisi ini menjadi alarm bahwa penanganan perkara anak harus ekstra hati-hati, profesional, dan berperspektif perlindungan korban.
Masyarakat berharap dan percaya Polres Tulang Bawang bekerja secara objektif, transparan, dan tidak menggantung perkara hingga mandek di tengah jalan.
Keadilan untuk anak adalah harga mati. Jangan sampai proses hukum justru melukai korban untuk kedua kalinya.
Salah satu perwakilan dari relawan yang mendampingi korban juga mengatakan dengan tegas bahwa “Kami akan terus mengawal perkara ini sampai terang dan tuntas”
Ia juga berpesan kepada semua pihak terutama Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) untuk mengawal dan ambil bagian dalam memperjuangkan keadilan untuk korban terutama anak di bawah umur.
MARI BERGERAK DEMI KEADILAN . bersambung!
( MUHKLASIN )











