Diduga Oknum Pengantri Masih Jual BBM Dengan Harga Tinggi , Pengantri Keluhkan Praktik SPBU : 64 78 60 7 KM 4 Nanga Pinoh Harga Jual 10.700 Perliter !!

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi, Kalbar – Sejumlah warga mengeluhkan dugaan praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) oleh oknum pengantri di SPBU : 64 78 60 7 milik Sukiman, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Oknum tersebut diduga membeli BBM di SPBU kemudian menjual kembali dengan harga lebih tinggi kepada masyarakat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media, BBM jenis Pertalite di SPBU disebut dijual sesuai harga resmi sekitar Rp10.700 per liter.Namun, oknum-oknum pengantri diduga menjual kembali dalam bentuk eceran dengan harga berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter. Bahkan untuk BBM yang dijual menggunakan botol, harga disebut bisa mencapai Rp35.000 per botol.

Salah seorang sumber berinisial AB, menyebutkan bahwa praktik tersebut dilakukan dengan memanfaatkan, antrean pembelian di SPBU.Setelah mendapatkan BBM dengan harga di SPBU 10.700, oknum tersebut kemudian menjual kembali kepada warga yang kesulitan mendapatkan BBM langsung di SPBU.

“Harga jual di SPBU harganya Rp10.700 per liter, tapi dijual lagi Rp15.000 sampai Rp20.000. Kalau pakai botol bisa sampai Rp35.000,”ungkap sumber kepada awak media.Senin,22/02/26.

Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena dinilai sangat memberatkan, terutama bagi warga yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari. Warga berharap pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait dapat melakukan pengawasan yang lebih ketat agar praktik serupa tidak terus terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Sukiman KM Nanga Pinoh Kabupaten Melawi,maupun Aparat terkait dugaan-dugaan praktik tersebut.

Masyarakat meminta agar benar-benar ada penertiban terhadap oknum yang memanfaatkan, situasi antrean demi meraup keuntungan pribadi, sehingga distribusi BBM dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *