Melawi , Kalbar– Sejumlah masyarakat di Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Kecamatan Sayan Kabupaten Melawi, yang dinilai semakin memburuk dalam dua hingga tiga tahun terakhir.
Berdasarkan laporan warga, pasien yang datang berobat, baik rawat jalan maupun rawat inap, kerap hanya diperiksa tanpa diberikan obat. Bahkan, masyarakat
mengaku sering diminta membeli obat di luar puskesmas, meskipun berstatus pasien umum maupun peserta BPJS.Kalau ada obat pun sangat terbatas. Kadang disuruh beli di luar. Padahal kami berobat ke puskesmas karena tidak mampu,”ungkap (R)
salah satu tokoh masyarakat.
Kepada wartawan via WhatsApp
Sabtu,21/02/26.
Selain itu persoalan ketersediaan obat, warga juga menyoroti pelayanan tenaga kesehatan. Beberapa warga mengaku pernah datang berobat hingga pukul 10.00 WIB, namun tidak menemukan perawat maupun dokter yang stanbay. Bahkan, ada yang menyebut harus mencari petugas hingga ke rumah untuk mendapatkan pelayanan.
Padahal, menurut informasi masyarakat, jumlah petugas di Puskesmas Sayan mencapai belasan orang.Kondisi ini menimbulkan pertanyaan warga terkait, sistem piket dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan rujukan yang dinilai terlalu mudah diberikan, bahkan untuk penyakit ringan seperti demam atau sakit perut.Pasien disebut kerap dirujuk ke RSUD di Kota Nanga Pinoh, yang tentu membutuhkan biaya dan waktu tambahan.
“Kalau memang penyakitnya berat dan tidak bisa ditangani, wajar dirujuk. Tapi kalau hanya demam atau sakit perut langsung dirujuk, itu yang membuat masyarakat bingung,” keluh warga lainnya.
Masyarakat berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi segera turun tangan melakukan evaluasi, dan pengecekan langsung ke Puskesmas Sayan. Warga meminta kejelasan apakah puskesmas tersebut masih beroperasi secara optimal atau terdapat kendala serius yang menghambat pelayanan.
Warga juga menegaskan bahwa sebagian besar pasien yang berobat merupakan masyarakat dengan kondisi ekonomi pas-pasan, sehingga sangat bergantung pada pelayanan kesehatan pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Sayan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.Masyarakat berharap adanya perbaikan, nyata agar pelayanan kesehatan di Kecamatan Sayan kembali berjalan maksimal dan profesional.(Musa)











