Melawi, Kalbar-
Sebuah video dan pemberitaan yang beredar luas di media sosial, menjadi perhatian warganet.Dalam tayangan tersebut, seorang perempuan yang disebut sebagai istri dari oknum anggota Kepolisian Polres Melawi terlihat menunjukkan kartu Bayangkari saat terjaring razia kendaraan.
Peristiwa itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat.Bahkan sebagian warganet menilai tindakan tersebut kurang tepat karena razia merupakan, bagian dari penegakan aturan lalu lintas yang berlaku untuk semua warga tanpa pengecualian.
Dalam perkembangan terbaru, perempuan tersebut dikabarkan telah menyampaikan, permintaan maaf atas tindakannya.Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk penyesalan, sekaligus klarifikasi agar kejadian tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas di tengah masyarakat. Pengamat sosial juga menilai, kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa setiap warga negara, memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Atribut maupun identitas keluarga aparat tidak semestinya digunakan dalam situasi penegakan aturan.
Bahkan , pihak kepolisian juga terus mengingatkan seluruh personel beserta keluarga polri agar, menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng institusi. Sementara itu juga pihak polres melawi, saat dikonfirmasi Mnctvano.com via WhatsApp terkait hal tersebut, belum bisa menjawab, dan terkesan mengabaikan sampai berita ini ditayangkan ke meja redaksi
Sabtu,07/02/26 (pulul.18.00)
Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan publik dan penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan adil bagi seluruh masyarakat.(Musa)











