Warga Semadin Lengkong Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Melawi, Kepala BPBD Melawi : Sampaikan Terimakasih Kepada Semua Tim Relawan

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi , Kalbar– Upaya pencarian korban tenggelam di Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Syaparden ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin malam, 5 Januari 2026, sekitar pukul 22.15 WIB.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 15.10 WIB, saat korban diduga tenggelam di Sungai Melawi. Informasi kejadian yang dihimpun pertama kali diterima BPBD Kabupaten Melawi pada pukul 16.15 WIB dari laporan perangkat desa setempat.

Berdasarkan keterangan saksi, Syamsudin, sekitar pukul 15.00 WIB ia menemukan sebuah sampan yang berisi rokok, uang, serta peralatan memancing saat melintas menggunakan perahu untuk mencari durian.Sampan tersebut diketahui milik korban, Syaparden, warga Dusun Lengkong RT 01 RW 003, Desa Semadin Lengkong.

Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi dan sepanjang tepi sungai, korban tidak ditemukan hingga malam hari. Warga bersama tim gabungan melakukan pencarian intensif hingga pukul 21.30 WIB, namun belum membuahkan hasil.

Proses pencarian kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan Tim TRC-PB BPBD Kabupaten Melawi, Basarnas Sintang, Batalyon C Pelopor, PMI Kabupaten Melawi, Pemerintah Desa Semadin Lengkong, serta masyarakat setempat.

Pada hari kedua pencarian,
Senin , 5/1/2026 sekitar pukul 22.00 WIB, warga melakukan penyisiran lanjutan dari titik awal korban diduga tenggelam. Sekitar 15 menit kemudian, korban akhirnya ditemukan di area logpon PT Erna, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kepala BPBD Melawi Dr Daniel, SP.,M.M BPBD Melawi menyampaikan kepada wartawan, bahwa selama proses pencarian bersama tim gabungan TNI polri terdapat sejumlah kendala, di antaranya curah hujan yang tinggi serta kenaikan debit air Sungai Melawi, yang menyulitkan tim di lapangan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

Daniel menyampaikan, duka cita mendalam, kepada keluarga korban,juga berterima kasih kepada seluruh baik relawan dan masyarakat,juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di perairan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, untuk itu kita menghimbau warga berhati-hati dalam beraktifitas “, tutupnya (Musa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *