Sanggau, Kalbar-
Sekian lama sudah terlihat mobil-mobik truk tangki merah putih bermuatan Bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina, yang mengurangi muatan di jalan, atau dikenal dengan istilah truk tangki BBM “Kencing di jalan”, depan Depot Pertamina atau tak jauh dari PT Beta Gas Kabupaten Sanggau terpantau awak media
Mnctvano.com
Jumat, 17/10/25.
Pantauan Mnctvano.com lansung dilapangan samping mess karyawan hari- hari terjadi oleh oknum sopir mobil Pertamina pengangkut BBM bersubsidi modus berhenti, yang diduga kuat melakukan kencing antara warga menggunakan mobil Pik Uf berisikan Jerigen , dan sudah ada kesepakatan kerjasama kepada mafia BBM sopir-sopir tersebut.
Salah satu warga sekitar berinisial HR yang sering melintas jalan tersebut, hampir setiap hari mengatakan,keberadaan mobil tangki Pertamina yang melakukan tindakan istilah “Kencing” di jalan ini menjadi perhatian berbagai pihak, sangat menandakan adanya kesengajaan dalam praktik ilegal ini,” Hampir setiap hari saya lewat berangkat kerja jalan ini bang, lihat mobil tangki merah putih dan ada juga mobil tangki biru putih berhenti disitu bang, biasa bukan rahasia lagi katanya untuk uang rokok bang,”ucapnya
kepada awak media
Jumat, 17/10/25.
Walaupun lokasi tersebut tidak jauh dari Depot Pertamina Sanggau bang, Oknum-oknum sopir tangki BBM itu tidak merasakan takut akan perbuatannya dilihat orang ramai, dan sepertinya sudah mendapat ijin kali bang”,ucapnya.
Sementara menurut keterangan warga lain yang tak mau disebutkan namanya, aksi mobil- mobil tangki BBM dan mafia minyak ini, sepertinya lokasi samping mess barak itu memang sudah dijadikan sebagai tempat transit untuk melakukan pencurian BBM Ilegal” sudah lama mereka melakukan ini, setiap hari ada saja mobil tangki merah putih maupun mobil tangki biru putih yang berhenti di sini untuk kencing kepada penampung nya lansung merek pakai mobil pek uf bang”,tutupnya.
Fenomena ini harus menjadi perhatian serta atensi bagi Pertamina, Instansi terkait, bahkan pihak berwenang, untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan distribusi BBM berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Begitu juga penegak hukum khususnya Polres Sanggau diharapkan untuk menyelidiki praktik BBM ilegal ini “Kencing” dijalan. (Musa)











