Bengkayang, Kalimantan Barat – Lagi-lagi musibah tragis menimpa para penambang emas di wilayah Bukit Tajur Pogok, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Minggu (9/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media , Senin, 10/03/26 bahkan beredar di masyarakat bahkan viral postingan di beberapa grup medsos ada delapan orang penambang emas jenis gelondong dilaporkan meninggal dunia, dalam peristiwa tersebut. Para korban sebelumnya diketahui sedang melakukan aktivitas penambangan di kawasan perbukitan tersebut sebelum musibah terjadi.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat setempat. Sampai saat ini, pihak terkait masih berupaya melakukan penanganan di lokasi kejadian serta memastikan kronologi lengkap dari insiden yang terjadi.
Lokasi pertambangan yang berada di kawasan perbukitan tersebut memang dikenal sebagai, salah satu area aktivitas penambangan emas oleh masyarakat.Namun kondisi medan yang cukup terjal serta aktivitas tambang yang dilakukan secara tradisional seringkali memiliki risiko tinggi bagi para pekerja.
Ucapan belasungkawa pun disampaikan oleh berbagai pihak kepada para keluarga korban.Diharapkan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan atas musibah yang terjadi.
Kasatreskrim polres Bengkayang serta Kapolsek Monterado,saat dikonfirmasi awak media terkait hal tersebut, tidak memberikan komentar apapun dan terkesan mengabaikan sampai berita ini disiarkan kemeja redaksi.
Sementara itu, masyarakat juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait terhadap aktivitas, pertambangan di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(red)











