Mitra, Mnctvano.com
Bantahan keras dilontarkan oleh mantan anggota DPRD Minahasa Tenggara (Mitra), DM alias Deker, terkait tudingan sebagai mafia tambang ilegal, penimbun BBM bersubsidi, dan pengguna bahan kimia sianida! Bantahan ini disampaikan melalui media online, dengan klaim bahwa dirinya tidak lagi berbisnis, terutama di bidang pertambangan.
Namun, informasi di lapangan justru bertolak belakang dengan pernyataan DM. Sumber media mengindikasikan bahwa DM masih memiliki lokasi pertambangan di wilayah Buyat, perbatasan dengan Mitra! Selain itu, ia juga beberapa waktu yang lalu sudah diperiksa oleh Polda Sulut terkait dugaan pertambangan ilegal, penimbunan BBM, dan penggunaan sianida!
Ketua Umum Garda Timur Indonesia, Fikri Alkatiri, menanggapi bantahan DM dengan nada kritis. Fikri mempertanyakan alasan DM begitu reaktif membantah dan bahkan meminta media untuk menghapus berita terkait dugaan kegiatan ilegalnya! Ia juga menyoroti pemeriksaan DM oleh Polda Sulut hingga larut malam! Kamis 15 Januari 2026.
“Kenapa harus menunjukan panik yang berlebihan dan reaktif seperti itu jika memang tidak bersalah? Kenapa harus meminta media menghapus berita? Justru ini menimbulkan tanda tanya besar! Apa yang disembunyikan?” tanya Fikri dengan nada curiga.
Fikri mendesak Polda Sulut untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya! “Polda Sulut jangan ragu! Jangan pandang bulu! Usut tuntas dugaan keterlibatan DM dalam praktik PETI, penimbunan BBM ilegal, dan penggunaan sianida! Kebenaran harus terungkap! Jangan biarkan masyarakat terus bertanya-tanya! Bila perlu segera tangkap DM” tegas Fikri.
Masyarakat menanti tindakan tegas dari Polda Sulut untuk mengungkap kebenaran dalam kasus ini! Jangan biarkan praktik ilegal merajalela dan merugikan masyarakat serta lingkungan! Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu!
Redaksi











