Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mnctvano.com,- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan hasil verifikasi dan evaluasi terhadap aktivitas PT Dalanta Marsada Sukses (PT DMS) di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dalam dokumen resmi yang sebelumnya dipublikasikan, DLHK Sumut menguraikan sejumlah dugaan ketidaksesuaian administratif dan teknis terkait pengelolaan lingkungan perusahaan tersebut.
Salah satu poin yang dicantumkan adalah dugaan belum dimilikinya Surat Kelayakan Operasional (SLO) untuk instalasi pengolahan air limbah.
Selain itu, hasil uji yang tercantum dalam dokumen tersebut menyebutkan adanya parameter mutu air limbah dan kualitas air sungai yang diduga melampaui baku mutu yang berlaku.
DLHK Sumut menjelaskan bahwa hasil verifikasi tersebut telah disampaikan kepada pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Pengawasan terhadap ketaatan pelaku usaha menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota,” demikian keterangan DLHK Sumut dalam dokumen evaluasi tersebut.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tindak lanjut administratif berada dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Menanggapi temuan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah, Erniwati Batubara, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian.
“Sedang ditelaah,” ujarnya melalui layanan resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.
Berdasarkan kronologi dokumen, dugaan belum dimilikinya SLO sebagaimana tercatat dalam hasil verifikasi disebutkan sejak 30 September.
Sementara itu, konfirmasi mengenai proses telaah oleh DLH Kabupaten Tapanuli Tengah disampaikan pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait tahapan telaah maupun batas waktu penyelesaiannya.
Belum ada pula keterangan mengenai langkah administratif yang akan ditempuh apabila dugaan ketidaksesuaian tersebut terbukti.
Media ini masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari DLH Kabupaten Tapanuli Tengah terkait hasil telaah atas temuan DLHK Sumut tersebut.
Redaksi











