Lampung Timur- Lampung.Mnctvano.com –
Kegiatan Ground breaking dan zoom meeting pembangunan jembatan Perintis Garuda Tahap lll dan lV Kodam XXl/Radin Inten terpusat di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (01/03/2026).
Hadir kegiatan, Kasdam XXl/Rl Brigjen TNI Andrian Susanto S.I.P., M.Han. , M.I .Pol, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han, Asrendam XXI/Radin Inten Kol. Arh Aji Prasetyo Nugroho, Aster Kasdam XXl/RI Kol. Inf Anang Sofyan Efendi, Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf M. Sofrianes, Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, S.I.P., M.I.P, Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi, Danden Zibang Letkol Czi Wirawan, Danden Pom ll/3 Letkol Cpm Anjan Pama Setiawan S.I.P, Kabagops Polres Lamtim Kompol Edi Kurniawan, Kepala BBWS Mesuji dan sekampung, Kadis PUPR Lamtim, Forkopimcam Way Bungur, Kades Sekecamatan Way Bungur serta warga masyarakat Desa Tanjung Tirto dan Kali Pasir.
Kasdam XXI/Raden Intan, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han. , M.I .Pol pada saat membacakan amanat Pangdam menyampaikan, jembatan Perintis Garuda berfungsi sebagai solusi jangka menengah untuk membuka kembali konektivitas antarwilayah yang sempat terputus, sekaligus menjadi simbol sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
“Untuk wilayah Kodam XXI/Radin Inten, terdapat 20 titik, yang diantaranya 10 titik di wilayah Provinsi Lampung dua diantaranya di Kodim 0429/Lamtim dan 10 Titik di wilayah Provinsi Bengkulu”, ujar Kasdam.
Orang nomor dua dijajaran Kodam XXI/Radin Inten ini berharap jembatan sepanjang 120 Meter ini nantinya dapat mempermudah akses bagi masyarakat, baik untuk pendidikan, kesehatan maupun peningkatan taraf hidup warga Kecamatan Way Bungur dan sekitarnya.
“Kehadiran TNI melalui proyek ini menegaskan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu percepatan pembangunan daerah sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lamtim Azwar Hadi mengungkapkan, bahwa kondisi sarana penyeberangan pada alur sungai Kali Pasir, secara teknis belum memenuhi standar pelayanan infrastruktur penghubung wilayah secara memadai, sehingga pada saat terjadi peningkatan debit air dan arus sungai, mobilitas masyarakat sering mengalami hambatan, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun distribusi hasil pertanian.
“Selaku Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Gatam terkhusus Kodim 0429/Lamtim atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam pembangunan jembatan ini”, jelasnya.
Lebih lanjut Azwar menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini, menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir bersama rakyat, membantu percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
“Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga wilayah pedesaan. Kami meyakini, bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat, merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan, yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat”, tegas Wabup.
Puncak acara ceremony Ground Breaking pembangunan jembatan Perintis Garuda ditandai dengan penyerahan santunan kepada 100 warga masyarakat yang terdampak banjir Desa Tanjung Tirto dan Kali Pasir, simbolis peletakan batu pertama oleh Kasdam, Wagub, Danrem serta Wabup dan ditutup dengan foto bersama.
Sebagai informasi, selain di Kecamatan Way Bungur tepatnya penghubung Desa Tanjung Tirto dan Kali Pasir Kodim 0429/Lamtim juga membangun jembatan Perintis Garuda di Desa Trisinar Kecamatan Marga Tiga.
(Reno elsago).











