Viral Beredar Video SPBU Sayan di Melawi Dikeluhkan Warga, Diduga Layani Pengisian Jerigen Secara Bebas Hingga Picu Adu Mulut Antara Wartawan Luar Melawi Dengan Oknum Sat Pol PP Sedang Mengantri

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi , Kalbar– Keluhan masyarakat terhadap aktivitas di SPBU Sayan, Kabupaten Melawi, kembali mencuat.Warga menilai pihak SPBU diduga kerap melayani pengisian bahan bakar menggunakan jerigen secara bebas, yang dinilai melanggar aturan dan merugikan masyarakat umum.

Praktik tersebut disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama dan memicu antrean panjang di SPBU. Warga yang hendak mengisi BBM untuk kendaraan pribadi mengaku sering harus menunggu lama, sementara pengisian menggunakan jerigen tetap dilayani. Sudah sering terjadi, kami yang mau isi kendaraan harus antre lama, sementara jerigen dilayani terus,” ungkap
salah satu warga.

Situasi di lapangan bahkan sempat memanas. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media melalui beredar video , terjadi adu mulut antara seorang wartawan luar kabupaten melawi, yang sedang berada di lokasi dengan salah satu pengantri diduga Oknum Sat Pol PP yang diduga menggunakan jerigen untuk pengisian BBM.Perdebatan tersebut dipicu dugaan adanya praktik pengisian yang dinilai tidak sesuai aturan.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, kepada pengawas SPBU Sayan memberikan jawaban singkat, yang dinilai belum menjawab substansi persoalan. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait kejadian tersebut.Kurang tahu saya bang, karena pas kejadian saya di Pinoh bawa orangtua masuk RSUD,” ujarnya
Via WhatsApp kepada wartawan
Minggu,12/01/04/26.

Pengawas juga menyebut adanya informasi yang belum jelas sumbernya. “Ada yang bilang dari wartawan Pontianak katanya,”tambahnya.

Jawaban tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga berharap pihak pengelola SPBU dapat memberikan klarifikasi yang lebih transparan serta meningkatkan pengawasan internal agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Selain itu, masyarakat mendesak instansi terkait, termasuk pihak Pertamina dan aparat penegak hukum, untuk turun langsung melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak pengelola SPBU Sayan di Kabupaten Melawi terkait dugaan tersebut.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *