Kubu Raya – Warga Komplek Miari 14, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengeluhkan kondisi sejumlah rumah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diduga mulai mengalami kemiringan meski usia bangunan belum mencapai tiga tahun.
Keluhan tersebut muncul setelah beberapa penghuni melihat adanya perubahan pada struktur bangunan, terutama pada bagian dinding dan posisi rumah yang tampak tidak lagi tegak seperti saat pertama kali ditempati. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keamanan bangunan dalam jangka panjang”,ucap
Salah satu warga kepada
Wartawan
Jumat,24/04/26.
Salah seorang warga menyebutkan, bahwa rumah yang dibeli melalui program KPR seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Namun kenyataannya, sejumlah penghuni justru merasa cemas karena bangunan diduga mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas dalam waktu yang relatif singkat.
“Baru belum sampai tiga tahun ditempati, tapi sudah terlihat miring. Kami berharap ada perhatian serius karena ini menyangkut keselamatan penghuni,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga mempertanyakan siapa pihak yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut, apakah pihak pengembang, kontraktor pelaksana, atau pihak terkait lainnya yang terlibat dalam pembangunan perumahan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait dapat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan, sehingga penyebab dugaan kemiringan rumah dapat diketahui secara jelas dan ada solusi bagi warga yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang terkait keluhan warga, mengenai kondisi rumah di kawasan tersebut.(red)











