Penyelesaian Kericuhan Turnamen Manggala Cup Pinoh Selatan Dihadiri Polsubsektor Dan Babinsa Selesai , Panitia Bersama Pihak Adat Dengan Tegas Jatuhkan Sanksi Kepada Pihak Kedua

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi, Kalbar-
Panitia turnamen Manggala cup Pinoh Selatan bersama pihak adat sebagai pihak pertama dan telah selesai, dengan tegas menjatuhkan sanksi adat kepada tim Fc Apol Kebebu sebagai pihak ke dua,terkait insiden anarkis saat pertandingan Tim Fc Apol melawan Wedeka (A) pada turnamen Manggala cup di stadion Mandala Putra Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi,Sabtu, 30/05/26 (yang lalu).

Pantauan awak media di lapangan, Senin,02/06/26 turut hadir dalam pertemuan penyelesaian kasus tersebut, yang dilaksanakan dikantor Desa Manggala Pinoh Selatan Kabupaten Melawi,pihak kepolisian Polsubsektor Pinoh Selatan, Aiptu Taufik, Bhabinsa Serka Sutrisno, Camat Pinoh Selatan Iswanto,S.Pd.,M.Pd, Kades Manggala Lasarus.S.Pdk, Kades Landau Tubun U Juanda, Temenggung Kecamatan Pinoh Selatan Kamasy Jr, Pungkawa Satiman As, tokoh masyarakat dan perwakilan Tim Fc Apol Kebebu sebagai Manager tim Fauzan Anas, bersama lainnya.Pihak pertama panitia, turnamen Manggala cup bersama pihak adat telah menjatuhkan hukuman berat kepada tim Fc Apol, paska terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh sekelompok tim Fc Apol Kebebu.

Sangksi – sangksi yang dijatuhkan mencakup denda total sebesar Rp, 30 juta, (Tiga puluh juta rupiah) sesuai surat perjanjian kesepakatan yang telah dibuat oleh panitia saat perjanjian , dan telah ditandatangani pada pendaftaran masing-masing sebelum dimulainya pertandingan di gelar.

Kedua sanksi hukum adat dijatuhkan, terkait perbuatan anarkis yang dilakukan oleh para oknum pendukung tim Fc Apol yang telah melakukan, pemukulan kepada hakim garis.Atas pelanggaran tersebut, tim Fc Apol Kebebu kembali didenda sanksi adat sebesar Rp,8 juta 500 (Delapan juta,lima ratus ribu rupiah) kepada saudara Tarmiji, sebagai wasit hakim garis korban pemukulan.

Club FC Apol Kebebu sebagai pihak kedua dikenai denda Rp30 juta dikarenakan suporter pendukung memasuki lapangan, menyerang hakim garis , serta melakukan aksi anarkis secara brutal di lapangan dan telah melanggar surat kesepakatan panitia.

Keputusan tersebut menjadi salah satu sanksi hukuman yang dijatuhkan pihak panitia dan dewan adat, ini menunjukkan komitmen dalam menindak tegas setiap bentuk pelanggaran disiplin, serta tindakan yang mengancam keselamatan pertandingan, selama berjalannya pertandingan. Penyelesaian kasus tersebut telah disepakati dan ditangani dengan adanya berita acara (BA),dan jika pada tanggal yang ditentukan pihak kedua tidak bisa melakukan pembayaran,maka kasus tersebut akan kembali dilimpahkan kepihak berwajib dan dilanjutkan proses hukum.

“Fahmi selaku ketua panitia Turnamen Manggala cup Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi, mengucapkan terima kasih kepada pihak Polsubsektor dan Babinsa serta Camat Pinoh Selatan, yang sudah memfasilitasi terjadi mediasi hari ini.Dan kita berharap tidak ada akan terjadi lagi, hal-hal seperti ini di kemudian hari”, tutupnya(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *