Sekretariat Satker Guna Pendampingan Layanan Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 Resmi Beroperasi di Kabupaten Melawi

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi,Kalbar– Satuan Kerja (Satker) Forum Pendampingan dan Pelayanan Pendaftaran (FPPP) Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Selasa (9/6/2026) di Kopi Saring, Jalan Nanga Pinoh–Kota Baru Km.1, Nanga Pinoh.

Rakor tersebut membahas langkah-langkah strategis guna mendukung pelaksanaan Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026, meliputi penetapan sekretariat pelayanan, kesiapan operasional, sistem pendampingan, serta fasilitasi pendaftaran bagi Calon Mahasiswa Baru (Camaba) asal Kabupaten Melawi yang akan mengikuti proses seleksi program beasiswa melalui DPD Apkasindo Kabupaten Melawi.

Ketua Satker FPPP CAMABA, Darsono, SH, dalam arahannya menyampaikan, bahwa Surat Keputusan (SK) Satker telah dibagikan kepada seluruh jajaran yang terlibat. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota Satker harus segera bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“SK Satker sudah dibagikan kepada seluruh jajaran. Setelah ini kita harus segera bergerak sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Waktu pendaftaran yang tersisa tidak banyak, sehingga seluruh bidang harus mulai bekerja dan berkoordinasi secara intensif agar pelayanan kepada calon mahasiswa berjalan optimal,” ujarnya.

Darsono menjelaskan bahwa pembentukan Satker bertujuan membantu masyarakat, khususnya lulusan SMA/SMK sederajat yang berminat mengikuti Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 agar memperoleh informasi dan pendampingan yang memadai selama proses pendaftaran dan seleksi.

Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Melawi, Sopian Hadi, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kesiapan Satker yang telah dibentuk. Menurutnya, keberadaan sekretariat sangat penting sebagai pusat koordinasi dan pelayanan bagi calon peserta program.

“Pada prinsipnya kami mendukung seluruh langkah yang telah dirancang oleh Satker. Sekretariat harus segera berfungsi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Untuk sarana pendukung, silakan disesuaikan dengan kebutuhan yang benar-benar diperlukan,” katanya.

Sopian menegaskan bahwa Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit merupakan program beasiswa yang harus dijalankan secara transparan dan tidak membebani peserta.

“Pendanaan operasional harus dicarikan solusinya bersama. Jangan sampai ada pembebanan biaya kepada anak-anak karena mereka mengikuti program beasiswa murni. Kebutuhan operasional silakan dihitung dan dibuat estimasinya agar dapat kita carikan solusi pendukungannya,”tegasnya.

Ia juga menyarankan agar proses bimbingan dan pendampingan dapat memanfaatkan sistem daring (online) sehingga dapat menjangkau peserta yang berada di berbagai wilayah Kabupaten Melawi.

Dalam sesi pembahasan, sejumlah peserta rapat menyampaikan pandangan dan masukan terkait kesiapan sekretariat serta pola pelayanan yang akan diberikan kepada calon mahasiswa.

Bagus Afrizal menilai keberadaan sekretariat menjadi kebutuhan mendesak mengingat batas waktu pendaftaran yang semakin dekat. Menurutnya, sekretariat harus menjadi pusat pelayanan sekaligus pusat pendampingan bagi Camaba dan orang tua.

“Sekretariat wajib ada agar pelayanan dapat berjalan maksimal. Selain itu perlu dilakukan penyesuaian alamat pada kop surat dan segera dibuat cap atau stempel resmi sekretariat. Saya juga setuju rumah Pak Darsono digunakan sebagai sekretariat karena dapat segera difungsikan untuk pelayanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa fungsi sekretariat bukan hanya sebagai tempat administrasi, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pendampingan selama proses pendaftaran berlangsung.

“Sekretariat ini nantinya menjadi tempat bagi calon mahasiswa untuk memperoleh informasi, konsultasi, dan bantuan teknis selama proses pendaftaran. Peserta yang mengalami kesulitan dalam pengisian data, pengunggahan berkas, maupun memahami persyaratan administrasi dapat datang langsung ke sekretariat untuk mendapatkan pendampingan. Orang tua juga dapat berkoordinasi dan memperoleh informasi resmi terkait program beasiswa,” jelasnya.

Bagus juga mengusulkan agar segera dipasang baliho atau papan informasi di lokasi sekretariat sehingga masyarakat mengetahui keberadaan pusat layanan tersebut.

Dalam rapat tersebut, Mambang Gusmadi, S.Sos, Sekretaris dan Tuti, selaku Bendahara Satker sebelumnya turut menawarkan rumah pribadi mereka sebagai alternatif lokasi sekretariat. Namun setelah dilakukan pembahasan dan mempertimbangkan kesiapan lokasi, peserta rapat secara musyawarah menyepakati rumah pribadi Ketua Satker sebagai sekretariat resmi.

Menanggapi keputusan tersebut, Darsono menyatakan kesiapannya menyediakan rumah pribadi sebagai pusat kegiatan dan pelayanan Satker selama masa pendaftaran berlangsung.

“Kami siap menyediakan rumah pribadi untuk dijadikan sekretariat. Selanjutnya kebutuhan operasional akan dihitung dan disampaikan kepada DPD Apkasindo untuk dicarikan solusi pendanaannya sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik,”katanya.

Sementara itu, Hermansyah mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjaga integritas pelaksanaan program dan tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta.

“Tidak boleh ada pembicaraan maupun praktik pungutan terhadap anak-anak yang mengikuti program ini. Program beasiswa ini harus benar-benar menjadi sarana membantu generasi muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tegasnya.

Ia juga mendukung keterlibatan tenaga pendukung yang dapat membantu operasional sekretariat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

Berdasarkan hasil rapat, peserta menyepakati beberapa keputusan penting, yaitu menetapkan rumah pribadi Ketua Satker sebagai Sekretariat Satker FPPP CAMABA Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026, menyusun kebutuhan biaya operasional untuk diajukan kepada DPD Apkasindo Kabupaten Melawi, serta mengaktifkan layanan sekretariat mulai 10 Juni hingga 20 Juni 2026.

Sekretariat akan beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan koordinasi yang dapat dilakukan di luar jam operasional apabila diperlukan.

Adapun alamat sekretariat berada di Jalan Provinsi Nanga Pinoh–Sintang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Masyarakat yang membutuhkan informasi, konsultasi, maupun pendampingan terkait Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 dapat menghubungi Bagus Afrizal (0815-2155-9788) atau Eggie (0812-5856-5548).

Melalui pembentukan sekretariat ini, Satker FPPP CAMABA berharap seluruh calon mahasiswa asal Kabupaten Melawi dapat memperoleh akses informasi yang mudah, pelayanan yang cepat, serta pendampingan yang maksimal selama proses pendaftaran dan seleksi. Dengan demikian, semakin banyak putra-putri daerah yang berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 dan menjadi sumber daya manusia unggul bagi pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit di masa mendatang.

Penulis: Bgs
Publies : Musa

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *