Oknum Pj Kades Hilinaa Bungkam Usai Diperiksa Penyidik

Oplus_131072
banner 468x60

Gunungsitoli,Sumatra Utara, Mnctvano.com,- Dugaan kasus pembunuhan tragis terhadap siswi SMA asal Kecamatan Alasa Talumuzõi, Agnes Jance Zebua, memasuki babak baru Pada
Selasa,16 Juni 2026.

Oknum Pj Kepala Desa Hilinaa bersama istrinya kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Nias sebagai saksi dalam perkara yang hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung hingga dini hari berakhir sekitar pukul 02.00 wib. Setelah usai menjalani pemeriksaan, Pj Kades Hilinaa memilih bungkam saat hendak diwawancarai oleh sejumlah wartawan yang telah menunggu di halaman Satreskrim Polres Nias.

Ironisnya Pj Kades bersama istrinya setelah keluar dari ruangan penyidik. langsung menuju mobil warna putih dan meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan apa pun kepada wartawan saat hendak konfirmasi klarifikasi PERS
terlihat oknum Pj kades didampingi oleh kuasa hukumnya.

Kuasa hukum dari keluarga korban juga apresiasi kedatangan Pj Kades Hilinaa dalam memenuhi panggilan penyidik guna memberikan keterangan terkait penemuan jasad korban pada
15 Mei 2026 lalu.

Kami mendukung penuh kehadiran dan kesediaan Pj Kades Hilinaa memberikan keterangan sebagai saksi. Semoga kesaksian yang disampaikan dapat membantu penyidik mengungkap misteri pembunuhan sadis yang hingga saat ini belum diketahui pelaku maupun motifnya,” terang perwakilan dari kuasa hukum keluarga korban.

Pihak keluarga korban menyayangkan sikap bungkamnya Pj Kades Hilinaa kepada media setelah selesai pemeriksaan

Sikap tertutup tersebut. menyita perhatian publik, sedangkan kami keluarga berharap bahwa oknum Pj kades dapat memberikan tanggapan kepada media secara terbuka dan proporsional guna meredam keresahan masyarakat serta mencegah berkembangnya berbagai spekulasi dan informasi yang simpang siur di media sosial”,Ucapnya

Penasihat Hukum keluarga korban terhadap profesionalisme penyidik polres nias dalam menangani perkara tersebut.

penyidik memiliki kapasitas, sumber daya, dan kemampuan forensik yang memadai untuk mengungkap fakta sebenarnya berdasarkan prinsip “Scientific Crime Investigation” atau penyidikan berbasis ilmiah. Ucapnya

Kita minta polres nias agar bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah untuk mengungkap siapa pelaku serta motif di balik peristiwa keji yang merenggut nyawa korban. tegasnya.

Masyarakat juga diajak untuk turut membantu proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat mendukung penyelidikan di kepolisian

Mari kita himbau ke seluruh masyarakat, khususnya masyarakat desa hilinaa dan kecamatan alasa talumuzõi.

Apabila memiliki informasi, kesaksian. maupun petunjuk sekecil apa pun yang berkaitan dengan kasus ini agar segera memberitahukan kepada kepolisian

Mari terus memantau dan mengawal proses hukum. Agar kasus ini berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami berharap keadilan ditegakkan bagi korban dan keluarga yang ditinggal kan

Oknum Pj kades belum memberikan tanggapan maupun kuasa Hukumnya kepada wartawan. Hingga berita ini di tayangkan 17 Juni 2026

(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60