Musi Rawas,Mnctvano.com Sumsel.
Pemilihan Ketua RT 12 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas yang akan digelar pada 19 April 2026 mendatang mulai memunculkan Sosok seorang potensial. Salah satunya adalah Amrul, yang saat ini resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon.
Keputusan Amrul untuk maju bukan tanpa alasan. Ia mengaku mendapat dorongan kuat dari masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di lingkungan RT 12. Baginya, jabatan Ketua RT bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Menjabat dalam organisasi RT itu bukan sekadar tugas, tapi kepercayaan dari masyarakat. Kita harus mampu menjawab harapan itu dengan kerja nyata,” ungkapnya Amrul saat diwawancarai awak media, digudung serbaguna Muara Beliti kamis (09/04/2026).
Sebagai sosok yang lahir dari keluarga yang sederhana kelahiran putra asli desa remayu ini, Amrul dikenal dekat dengan masyarakat.Ia menilai bahwa keberhasilan seorang Ketua RT terletak pada kemampuan membaca persoalan warga sekaligus memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
“Dengan nomor urut 02 semoga menjadi nomor yang membawa keberuntungan,dan amanah.melihat persoalan dengan kepekaan sosial itulah yang akan membuat amanah ini berjalan dengan baik. Saya ingin membawa koordinasi yang lebih terbuka, tertib, dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tegasnya.
Dengan bekal pengalaman kedekatan dengan masyarakat telah memahami berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi hingga kebutuhan akan lingkungan yang aman dan nyaman. Hal inilah yang mendorongnya untuk membawa visi besar dalam pencalonannya.
Ia mengusung visi: “Menghadirkan Warga Masyarakat yang Harmonis, Saling Membantu, dan Religius.”
Visi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang akan diwujudkan melalui langkah nyata. Untuk lebih baik.ia juga menyiapkan sejumlah misi dan misi yang strategis untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya:
1. Mempercepat pelayanan administrasi bagi warga agar lebih mudah, cepat, dan transparan.
2. Memperkuat rasa kebersamaan melalui kegiatan sosial dan budaya gotong royong.
3. Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat RT 12.
“Menurut Amrul, pelayanan yang lambat dan komunikasi yang kurang terbuka sering menjadi kendala di tingkat lingkungan. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menghadirkan sistem pelayanan yang responsif dan mudah diakses oleh warga.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun kebersamaan sebagai fondasi utama kehidupan bertetangga.
Dalam pandangannya, lingkungan yang solid akan lebih mudah berkembang.
“RT harus menjadi tempat yang nyaman bagi semua warga. Kita ingin lingkungan yang aman, nyaman saling peduli, dan penuh kekeluargaan,”
Heri











