Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mnctvano.com,-

Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di Gereja GPdI Petra Maduma, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan rohani ini berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan menyusul bencana banjir dan longsor yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah. Meski berada dalam situasi duka, ibadah ini menjadi momentum penguatan iman, pengharapan, dan solidaritas bagi para pendeta serta jemaat yang terdampak bencana.

Lebih dari 100 orang pendeta bersama jemaat dari berbagai denominasi gereja di Kabupaten Tapanuli Tengah hadir dan mengikuti ibadah dengan penuh khidmat. Suasana ibadah dipenuhi pujian, doa, dan perenungan firman Tuhan yang membawa penghiburan serta sukacita rohani bagi seluruh peserta.

Ibadah ini menghadirkan Sekretaris Daerah GPdI Sulawesi Tengah sebagai pengkhotbah utama. Dalam khotbah yang diambil dari Roma 15:13, disampaikan pesan bahwa di tengah pergumulan dan penderitaan akibat bencana, umat Tuhan tetap dipanggil untuk hidup dalam pengharapan, sukacita, dan damai sejahtera yang bersumber dari iman kepada Tuhan. Firman tersebut menguatkan jemaat untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan bangkit dan percaya akan pemulihan dari Tuhan.

Ketua API Kabupaten Tapanuli Tengah, Pdt. Julius Zamasi, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKR dan Ibadah Syukur Awal Tahun ini menjadi momentum penting untuk menguatkan para hamba Tuhan dan jemaat, sekaligus menyerahkan seluruh rencana pelayanan sepanjang tahun 2026 ke dalam tuntunan dan kehendak Tuhan.
Di tengah situasi yang tidak mudah akibat bencana, kita percaya Tuhan tetap menyertai. Melalui ibadah ini, kita dikuatkan secara rohani dan diajak untuk tetap setia melayani dengan pengharapan yang baru,” ujar Pdt. Julius.
Salah seorang hamba Tuhan yang mewakili peserta juga menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa ibadah KKR dan doa syukur awal tahun sangat menguatkan iman para pelayan Tuhan, tidak hanya melalui penyampaian firman, tetapi juga melalui wujud nyata kepedulian berupa bantuan sembako bagi jemaat yang terdampak bencana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Majelis Daerah (MD) GPdI Sumatera Utara–Aceh, Pdt. Sutrisno, yang memberikan dukungan dan motivasi bagi para pelayan Tuhan di Tapanuli Tengah. Selain itu, Pdt. Marjuly Doloksaribu dari Denpasar, Bali, turut menunjukkan kepedulian dengan memberikan bingkisan kasih kepada para gembala sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan di daerah yang sedang mengalami masa pemulihan.
Melalui kegiatan KKR dan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 ini, API Kabupaten Tapanuli Tengah berharap terjadinya pemulihan rohani, penguatan iman, serta kebangkitan semangat pelayanan bagi gereja dan masyarakat Tapanuli Tengah, sehingga mampu menata kembali kehidupan dengan penuh pengharapan pascabencana.
SG, AJG, AG













