BPJS Tak Bisa Digunakan Saat Dokter Libur, Keluarga Pasien RSUD Melawi Keluhkan Pelayanan RSUD Melawi Tak Sebagus Bangunan!!

Oplus_131072
banner 468x60

Melawi ,Kalbar– Sebuah video yang beredar di masyarakat memicu sorotan terhadap pelayanan RSUD Melawi tak sebagus bangunan.Dalam video tersebut, keluarga pasien mengeluhkan tidak dapat menggunakan layanan BPJS, saat hendak menjenguk dan memastikan perawatan anggota keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut.

Pasien yang dimaksud diketahui bernama Demus Santo, warga Desa Meta Bersatu, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, yang dirawat sejak 24 Maret 2026 di Ruang Merak RSUD Melawi. Keluarga pasien menyampaikan, kekecewaan karena layanan BPJS tidak dapat digunakan dengan alasan dokter spesialis sedang izin libur Lebaran. Pihak rumah sakit disebut hanya menyediakan layanan umum berbayar”,ucap keluarga Pasian kepada Wartawan,
Sabtu,28/02/3/26.

“Tidak bisa pakai BPJS karena dokter spesialis masih izin libur Lebaran, katanya. Jadi hanya bisa pelayanan umum. Kasihan masyarakat kecil, kami bayar BPJS itu sampai jual getah karet, berbagi untuk beli beras demi tetap bayar iuran. Tapi saat mau digunakan malah tidak bisa,” ungkap
keluarga pasien dalam keterangannya.

Keluhan tersebut menyoroti kondisi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada BPJS Kesehatan. Mereka merasa dirugikan ketika layanan yang seharusnya dapat diakses justru terkendala oleh sistem internal rumah sakit.

Keluarga pasien juga menilai sistem pelayanan di RSUD Melawi, belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil dan tidak sejalan dengan program pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh warga masyarakat.

“Kalau sistem RSUD seperti itu, sangat tidak membantu masyarakat kecil. Ini tidak sejalan dengan program pemerintah. Jangan sampai karena dokter cuti atau izin, BPJS juga ikut ‘cuti’Sistem pelayanan perlu dibenahi,” tegasnya
dalam video beredar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Melawi,saat di konfirmasi via WhatsApp direktur RSUD dr.Ilza Nanta Satia, bungkam tak ada jawaban, terkait keluhan tersebut. Masyarakat berharap adanya evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan, khususnya terkait akses penggunaan BPJS, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.(Musa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *