Desakan Meningkat: Warga Minta Kasat Reskrim Minahasa Dievaluasi Bila Tak Mampu Menindak Dugaan Mafia Solar di Tondano

banner 468x60

Desakan Meningkat: Warga Minta Kasat Reskrim Minahasa Dievaluasi Bila Tak Mampu Menindak Dugaan Mafia Solar di Tondano

MINAHASA, 13 Desember 2025 –Fajaraktual.com

Gelombang desakan dari masyarakat kembali mencuat terkait dugaan aktivitas mafia solar di wilayah Tondano, khususnya di area Galian C. Sejumlah warga yang mengaku telah mengantongi bukti kuat atau bukti A1, mempertanyakan lambannya penindakan terhadap seorang terduga pelaku berinisial J, yang disebut-sebut sering beroperasi di SPBU Tondano.

Warga menilai bahwa hingga hari ini, kendaraan yang diduga dimiliki atau dikendalikan oleh J masih terlihat mengantri di SPBU tersebut untuk pengambilan BBM bersubsidi jenis solar. Kondisi ini memicu polemik karena dianggap mengganggu akses masyarakat umum yang membutuhkan solar untuk keperluan sehari-hari.

Salah satu warga yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan bahwa masyarakat mulai kecewa dengan kinerja aparat penegak hukum (APH) yang terkesan tidak memberikan tindakan tegas.

“Kami sudah dapatkan bukti A1. Tapi sampai sekarang belum ada langkah nyata. Di SPBU Tondano mobil-mobil milik J masih mengantri. Kami berharap APH jangan tutup mata atau ‘masuk angin’,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat berharap Kasat Reskrim Polres Minahasa bertindak lebih tegas.

“Gaji dan tunjangan APH itu besar, jadi tolong buktikan kerja nyata. Kalau memang tidak mampu menangani kasus ini, lebih baik mundur dari jabatan. Jangan sampai kepercayaan publik runtuh,” tegasnya.

Dari pantauan lapangan, aktivitas antrian kendaraan yang diduga terlibat dalam permainan BBM bersubsidi memang masih terlihat pada beberapa waktu tertentu. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait perkembangan investigasi atau penindakan yang dilakukan pihak kepolisian.

Pemerhati kebijakan publik di Minahasa turut menilai bahwa transparansi penanganan kasus BBM subsidi ilegal sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, dugaan keterlibatan oknum tertentu atau perlindungan terhadap pelaku harus segera dibuka terang benderang.

Masyarakat kini menunggu respons dan langkah konkrit dari Kasat Reskrim Polres Minahasa. Desakan publik agar kasus ini ditangani tanpa pandang bulu terus menguat, seiring kekhawatiran bahwa jaringan mafia solar dapat terus tumbuh apabila tidak segera diputus.

(***)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *