Lampung Timur, Lampung Mnctvano.com – Diduga mesum dengan istri orang, oknum Danramil Way Jepara Lampung Timur mendekam di balik jeruji besi Kodim setempat. Sementara, suami teman mesum oknum perwira TNI berpangkat kapten itu, melapor ke Denpom dan Polda Lampung.
Rs, suami (Pt) mengatakan, (Pt) beberapa bulan terakhir diangkat sebagai petugas pendamping Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kecamatan Way Jepara dan Kecamatan Mataram Baru. Pasangan suami istri dengan tiga anak adalah warga Desa Pakuan aji Kecamatan Sukadana.
Karena tempat tugas jauh, (Rs) mengijinkan sang istri mengontrak tak jauh dari kecamatan tempat bekerja. Sedangkan (Rs) bekerja di Kecamatan Labuhanmaringgai. Sedangkan tiga buah hati mereka tinggal bersama orang tua kandung (Rs) di Desa Pakuan aji.
Akhir Desember, (Rs) dapat kabar jika (Pt) istrinya selingkuh dengan Kapten (Sg) , Danramil Way Jepara. Cinta terlarang oknum Danramil dengan pendamping KMP itu sempat viral di medsos lewat kamera pengawas atau CCTV tempat (Pt) ngontrak. Pada CCTV itu, (Sg) yang memiliki empat anak itu terekam sedang mondar mandir depan pintu kamar (Pt) . Sekitar 13.30 wib (Sg) yang saat ini dalam proses perceraian dengan istrinya masuk kamar (Pt) dan baru keluar sekitar pukul 15.30 Wib.
Berbekal rekaman CCTV yang viral di medsos, perwira jebolan Kopassus berpangkat kapten itu menjalani pemeriksaan di Kodim. Hasil pemeriksaan, (Sg) lalu ditahan di sel Kodim setempat.
“Saya sudah melapor ke Denpom dan Polda Lampung. Saya minta ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,”ujar Rs.
Atas peristiwa itu, (Pt) kini menghilang dari kecamatan tempat bertugas. Saat dihubungi lewat WA, wanita bertubuh ramping itu mengaku sedang berada di Tanggamus.
“Mohon maaf saya lagi di Kota Agung ada keluarga yang meninggal,”ujar (Pt) lewat pesan singkatnya.
Sumber di Kodim 0429 Lampung Timur membenarkan jika (Sg) telah diperiksa dan hingga kini ditahan. Sebagai pengganti atau pelaksan tugas Danramil, pimpinan menunjuk salah satu perwira dari seksi Intel.
“Iya benar, (Sg) sudah diperiksa dan sudah hampir sebulan ditahan,” ujar salah satu narasumber.
(Najib as)











