Janji Berantas Mafia BBM Dipertanyakan, Publik Soroti Lambannya Penetapan Tersangka oleh Polda Sulut

banner 468x60

Manado, 16 Januari 2026,Mnctvano.com

Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar ilegal di Sulawesi Utara kembali menuai sorotan tajam. Publik mempertanyakan keseriusan Polda Sulut lantaran hingga kini belum ada penetapan tersangka, meskipun identitas terduga pelaku, barang bukti, serta fakta penindakan telah berulang kali mencuat ke ruang publik.

Nama Ronaldo alias OPO Budiman disebut-sebut dalam berbagai pemberitaan dan laporan lapangan sebagai pihak yang diduga terlibat dalam distribusi solar ilegal. Namun, sampai pertengahan Januari 2026, belum terlihat langkah hukum lanjutan berupa penetapan tersangka secara resmi oleh aparat kepolisian.

Kondisi ini memicu kekecewaan publik, terlebih sebelumnya Gubernur Sulawesi Utara bersama Polda Sulut telah menyampaikan komitmen terbuka untuk memberantas mafia BBM ilegal tanpa pandang bulu. Janji tersebut kini dinilai belum terwujud dalam tindakan hukum yang nyata dan terukur.

Tekanan Publik Meningkat

Sejumlah elemen masyarakat menilai lambannya proses hukum sebagai kejanggalan serius. Dalam pandangan publik, ketika identitas terduga pelaku telah diketahui dan barang bukti dikabarkan telah diamankan, maka penundaan penetapan tersangka tanpa penjelasan resmi berpotensi menimbulkan spekulasi negatif.

Publik mendesak Polda Sulut untuk segera memberikan klarifikasi terbuka terkait:

Kronologi penindakan dan penangkapan,

Status hukum kendaraan yang digunakan,

Volume BBM solar yang diamankan,

Pasal yang disangkakan,

Serta timeline pasti menuju penetapan tersangka.

Ketiadaan informasi yang transparan dinilai dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dan membuka ruang dugaan pembiaran, perlindungan, atau intervensi pihak tertentu.

Ultimatum Terbuka

Tekanan tidak hanya diarahkan kepada kepolisian daerah. Publik juga mendesak Mabes Polri untuk segera mengambil alih penanganan perkara apabila Polda Sulut dinilai tidak mampu, tidak berani, atau tidak serius menyelesaikan kasus ini secara profesional dan transparan.

Selain itu, Gubernur Sulawesi Utara diminta tidak berhenti pada sekadar imbauan, melainkan memastikan komitmen pemberantasan mafia BBM benar-benar dijalankan oleh aparat penegak hukum di wilayahnya.

Publik menegaskan, pembiaran terhadap praktik BBM solar ilegal sama artinya dengan membiarkan kerugian negara terus berlangsung dan kejahatan ekonomi tumbuh subur.

Ujian Bagi Negara

Kasus ini dinilai sebagai ujian nyata bagi wibawa hukum dan komitmen negara dalam melindungi kepentingan publik. Jika pelaku diduga telah jelas namun proses hukum tak kunjung berjalan, maka pertanyaan yang terus bergema di tengah masyarakat hanya satu:

Ada apa dengan penegakan hukum di Sulawesi Utara?

Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *