Bitung — Mnctvano.com
Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Seng Bo Kiong, Kota Bitung, tetap berlangsung khidmat dan meriah meski cuaca kurang bersahabat. Hujan yang turun sejak sore tidak menyurutkan semangat umat dan warga masyarakat yang hadir untuk mengikuti rangkaian ibadah serta penyambutan pergantian tahun.

Ketua Panitia Perayaan Imlek 2026 Klenteng Seng Bo Kiong Bitung mengatakan, perayaan malam tahun baru ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menumbuhkan harapan baru dan mempererat kebersamaan.
“Imlek adalah awal dari sebuah harapan. Kami terus mengimbau kepada seluruh umat dan warga yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung,” ujar Ketua Panitia saat ditemui awak media di lokasi, Senin malam.
Menurutnya, perayaan Imlek bukan hanya milik umat Konghucu atau warga Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat Bitung yang dikenal sebagai kota toleransi.
“Kami bersyukur, meski hujan, antusias masyarakat tetap tinggi. Ini menunjukkan semangat persaudaraan dan toleransi di Bitung terus terjaga,” lanjutnya.
Memasuki Tahun Baru Imlek 2026 yang dikenal sebagai tahun dengan shio Kuda, Ketua Panitia berharap membawa semangat baru untuk Kota Bitung, terutama dalam kemajuan pembangunan, perekonomian, serta keharmonisan antarwarga.
“Harapan kami, memasuki shio Kuda ini membawa berkat bagi Bitung, membawa semangat kerja, membawa kemajuan, dan menjadikan Bitung semakin maju,” katanya.

Pantauan di lapangan, rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Sejumlah umat terlihat mengikuti doa bersama, sementara panitia bersama aparat keamanan berjaga di sekitar area klenteng guna memastikan kegiatan berjalan lancar hingga selesai.
Perayaan Imlek di Klenteng Seng Bo Kiong Bitung pun menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan, harapan, serta toleransi tetap menjadi nilai utama masyarakat Kota Bitung.
(**)











