Momentum Ramadhan dan Lampion Imlek Menyatu dalam Harmoni, Sekda Kalbar : Sampaikan Pesan Menjaga Marwah Keberagaman!!

Oplus_131072
banner 468x60

​Pontianak Kalbar- Mnctvano.com
Memasuki tahun 2026, sebuah momentum langka terjadi saat suasana khidmat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H bersinggungan erat dengan semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2577.
Selasa, 17/02/26.

​Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., didampingi Ibu Windy Prihastari, S.STP., M.Si., menyampaikan, pesan menyentuh hati bagi seluruh masyarakat Kalbar. Baginya, pertemuan dua momentum besar ini bukanlah sekadar kebetulan kalender, melainkan simbol kuatnya tenunan sosial antar-etnis dan umat beragama di Kalbar.
​Satu Langit, Dua Perayaan, Ribuan Makna
​Dalam pernyataan resminya, dr. Harisson menekankan bahwa menjaga “Marwah Keberagaman” adalah tugas kolektif yang harus dirawat dengan rasa syukur.

​”Kalimantan Barat adalah rumah besar bagi kita semua. Tahun ini, kita menyaksikan indahnya toleransi saat aroma takjil bersanding dengan pendar merah lampion. Ini adalah bukti bahwa perbedaan bukan pemisah, melainkan kekayaan yang membuat Kalbar tetap kokoh dan bermartabat,” ujar
dr. Harisson.

​Pesan Kebersamaan
​Melalui rilis ini, Sekda Provinsi Kalbar beserta keluarga menyampaikan.Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H: Kepada seluruh umat Muslim, semoga momentum ini menjadi sarana pembersihan jiwa, peningkatan disiplin diri, dan penguatan empati sosial.

​Selamat Tahun Baru Imlek 2026.
Kepada masyarakat Tionghoa, semoga tahun baru ini membawa kelimpahan rezeki, kebahagiaan, dan kemakmuran bagi kita semua. ​Inovasi Sosial: Merawat Tradisi di Era Modern. dr. Harisson juga mengajak generasi muda Kalbar untuk menggunakan momentum ini sebagai ajang kampanye positif di media sosial. Beliau mendorong konten-konten kreatif yang memperlihatkan indahnya berbagi takjil di bawah hiasan Imlek atau kolaborasi komunitas lintas etnis dalam kegiatan sosial.

​”Mari kita tunjukkan pada dunia, bahwa di Kalimantan Barat, keberagaman adalah nafas kita. Kita merayakan perbedaan dengan cara saling menjaga, bukan saling meniadakan,” tutupnya.

Publish : Musa

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *