Nias Selatan, Sumatra Utara, mnctvano.com,-
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa SMA Negeri 1 Idanotae, Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, mencuat setelah dilaporkan ke Polres Nias Selatan. Korban berusia 19 tahun berinisial AS diduga mengalami kekerasan fisik yang yang dilakukan secara bersama-sama Insial PB, LD, ND teman sekelasnya.
Laporan tersebut disampaikan oleh orang tua korban, Raniasa Bawamenewi, pada Sabtu 17 Januari 2026
Setelah mengetahui kondisi anaknya yang mengalami luka berat dibeberapa bagian tubuh anaknya AS. Berdasarkan informasi awal, peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu 14 Januari 2026 sekitar pukul 14 : 00 wib diperjalan pulang sekolah.
Saat kejadian, korban yang sedang sakit dan luka berat hingga berlumura darah yang dikeroyok oleh beberapa orang teman kelasnya, hingga dilarikan di UPTD Puskesmas Pratama Gomo, korban diduga mengalami tindakan kekerasan hingga Mengalami luka berat.
Penelusuran sementara menyebutkan sekitar tiga Orang siswa diduga teman kelasnya (XII). Namun, motif di balik dugaan penganiayaan dan pengeroyokan ini masih belum diketahui sesungguhnya.
Setelah awak media mnctvano.com konfirmasi langsung KA SPKT Resor Nias Selatan, Polres Nias Selatan, IPDA JONNES HUTASOIT, SH NRP 84100564, membenarkan bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Nias Selatan.
“Kami akan tindak lanjut secepatnya dan melakukan penyelidikan atas laporan polisi Nomor STTPL/B/17/1/2026/SPKT/POLRES NIAS SELATAN, POLDA SUMATERA UTARA,
Orang tua Korban Raniasa Bawamenewi juga mengatakan bahwa telah melaporkan hal pengeroyokan ini.
UU Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Sebagaimana Dumaksut Dalam Pasal 262. UU 1/2023 Subsider 466 dan pihak Polres Nias Selatan melakukan Pemeriksaan terhadap saksi memerlukan pendampingan karena melibatkan anak masih menggunakan seragam sekolah. Pihak sekolah juga akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” ujar Hutasoit.
Korban saat ini menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Pertama Gomo, setelah mengalami luka-luka dibagian tubuh dan leher luka akibat dicekik bagian kepala bengkak, Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMA N 1 Idanotae belum memberikan keterangan resmi dan masih menunggu arahan pimpinan serta koordinasi dengan kepolisian.
Reporter : MarTaf











