Satu Pelaku Penembakan Di Semeteh Menyerahkan Diri

banner 468x60

Musi Rawas, Sumatra Selatan, mnctvano.com,-  Satu lagi terduga pelaku penembakan di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas menyerahkan diri.

Teranyar terduga pelaku atas nama Reza menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan, Rabu (20/5/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Reza sudah diserahkan keluarganya. Dan tadi sudah kita jemput kerumahnya,” ungkap Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, kepada awak media, Rabu (20/5/2026).

Dengan menyerahnya Reza sudah empat dari lima tersangka pelaku penembakan diamankan. Setelah sebelumnya terduga pelaku Jhon Anthoni (62), Lagenda (27), Alfa Rizal (21). Sedangkan satu pelaku lainnya, inisial SI masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta sebut kurang dari 24 jam tiga terduga pelaku tindak pidana kekerasan terhadap orang bersama-sama di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan sudah diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) dan Polsek Muara Lakitan, Selasa (19/5/ 2026).

Tiga pelaku diamankan yakni, Jhon Anthoni (62), Lagenda (27), Alfa Rizal (21). Sementara SI masih DPO.

Tindak pidana terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di rumah Sansai. Peristiwa bermula dari para korban berkumpul yakni Edwar, Sansai, Firdaus, Boy dan Hen. Mereka duduk di depan rumah untuk makan siang. Selanjutnya Hen mengajak keliling ke arah Kelurahan Muara Lakitan. Setelah berjalan sekitar 30 menit mereka kembali lagi ke rumah.

Saat di rumah, Hen melihat kendaraan angkutan tangki Crude Palm Oil (CPO), lalu menghadang truk tersebut.

Tiba tiba datang mobil Toyota Yaris warna Orange dari arah belakang dan berhenti di depan mobil tangki minyak CPO tersebut

Lalu, dari arah pintu kaca penumpang sebelah kiri bagian depan terlihat Lagenda sambil memegang satu pucuk senjata api laras pendek jenis Revolver bersamaan dengan SI (DPO) melalui pintu kaca sebelah kiri mengacungkan satu pucuk senapan angin.

Selain itu juga terlihat pelaku Jhon Anthoni yang juga berada di Lokasi sembari mengendarai satu unit mobil Mitsubitshi Triton warna silver.

Jhon Anthoni turun dari mobil membawa, kemudian ke arah Hen sambil marah-marah lalu terjadilah cekcok mulut antara Jhon Anthoni dengan korban Hen.

Tak lama korban Edwar melihat Jhon Anthoni sempat berusaha memukul korban Hen menggunakan kayu yang sudah dibawanya sebanyak satu kali. Namun korban Hen berhasil menghindar dan langsung berlari untuk mengambil satu bilah parang dan satu pucuk senapan angin.

Melihat hal itu Jhon Anthoni berkata kepada pelaku Legenda yang telah memegang satu pucuk sen pira jenis Revolver dan menyuruh untuk menembak. tembak lah, bunuh, tembak lah.

Lagenda yang telah turun dari mobil langsung menembak ke arah korban Sansai sebanyak satu kali. Yang saat bersamaan korban Edwar berdiri disebelahnya. Tembakan itu mengenai tangan sebelah kanan korban Sansai.

Tak lama kemudian pelaku Legenda kembali menembak ke arah Korban Sansai sebanyak dua kali. Namun tidak melihat apakah tembakan tersebut mengenai korban Sansai atau tidak.

Selanjutnya, pelaku Reza dan Alfa Rizal juga sudah turun dari mobil melakukan pelemparan batu ke arah korban Firdaus dan mengejar para korban yang juga berada di Lokasi tersebut.

Korban Edwar berusaha menyelamatkan diri. Saat itu korban melihat bahu sudah berlumuran darah dan barulah korban menyadari terkena tembakan dari pelaku lagenda. Setelah para korban melarikan diri pelaku RA (DPO), Alfa Rizal dan Legenda masuk kedalam mobil Toyota Yaris.

Sedangkan Jhon Anthoni mendekati ke ruko sambil membawa rotan dan marah-marah. Setelah pelaku Jhon Anthoni pergi menggunakan mobil Mitsubitshi Triton kearah Kecamatan Muara Lakitan. Sementara pelaku RA (DPO), Alfa Rizal dan Legenda pergi kearah Kota Lubuklinggau.

Akibat kejadian tersebut ketiga korban mengalami luka tembak. Korban Sansai luka tembak di lengan sebelah kanan, Edwar terkena luka tembak di leher bagian sebelah kanan, dan korban Firdaus luka di kepala bagian atas diduga kena rekoset peluru. Setelah terjadi penembakan tersebut para korban dibawa ke puskesmas Muara Lakitan dan di rujuk ke Rumah Sakit AD Bunda Lubuklinggau.

“Tiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Mura beserta barang bukti satu unit mobil Mitsubitshi Triton warna silver, satu unit mobil Toyota Yaris warna orange, satu buah tongkat bisbol, satu bilah pedang, satu pucuk senapan angin di duga digunakan pelaku SI (DPO) menembak korban Edwar, satu pucuk senpi rakitan berwarna silver beserta dua butir amunisi 9 mm, dua butir proyektil (satu butir ditemukan di tempat kejadian perkara dan satu butir ditemukan bersarang di lengan korban Sansai,”jelasnya.

Dijelaskan untuk motif kejadian para pelaku merasa tersinggung mobil tangki CPO yang dikawal dihadang oleh para korban. Pemicunya baik dari pihak para korban maupun dari pihak para pelaku saling berebut kepengurusan mobil tangki CPO di Pabrik PT SPA di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan.

Heri

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *