Modus Penipuan”Cinta Palsu” Dan Paket Luar Negeri, Ibu Rumah Tangga Di Sanggau Kalbar Rugi Jutaan Rupiah

Oplus_131072
banner 468x60

SANGGAU ,Kalbar– Fenomena maraknya kejahatan siber kembali memakan korban di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.Seorang ibu rumah tangga di wilayah Kembayan menjadi korban penipuan bermoduskan pendekatan asmara atau “Cinta palsu”, di mana pelaku menggunakan foto profil artis ternama untuk memancing perhatian korban, sebelum akhirnya memeras uang dengan alasan biaya pengurusan paket yang tertahan di Bea Cukai.

Kejadian ini terungkap setelah korban melaporkan peristiwa yang menimpanya kepada pihak terkait.Berdasarkan keterangan yang dihimpun Mnctvano.com melalui narasumber, F. Sopian, S.H., Sabtu,23/05/26.

Sopian, menyampaikan kronologi bermula ketika korban menerima ajakan berteman dari orang tak dikenal melalui layanan pesan singkat (messenger). Dalam percakapannya, pelaku menggunakan foto profil bergambar artis asal Korea Selatan, Ji Dong-wook, yang merupakan hasil pencurian identitas atau foto dari media sosial.

Dengan bujuk rayu yang manis, pelaku memperkenalkan diri dan mulai menebar janji-janji manis serta kata-kata asmara, seolah menjalin hubungan dekat dengan korban. Pelaku berjanji akan mengirimkan hadiah berupa uang tunai dan paket barang berharga dari luar negeri kepada korban. Terpukau dengan perlakuan manis tersebut, korban pun memberikan nomor WhatsApp pribadinya agar komunikasi semakin lancar.

Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku mulai menjalankan aksinya. Pelaku mengaku paket kiriman tersebut sudah sampai di Indonesia, namun tertahan di kantor Bea Cukai karena belum melunasi biaya pengurusan. Pelaku pun memberikan nomor kontak baru atas nama Delivery Service dengan nomor WhatsApp +62 82121603267, yang diklaim sebagai petugas jasa pengantar barang.

Melalui nomor kontak tersebut, korban ditekan dan diminta mentransfer uang sebesar Rp5.000.000 sebagai uang muka atau biaya pembebasan barang agar paket bisa dikirim ke alamat rumah. Korban diarahkan untuk melakukan transfer ke rekening Bank BRI dengan nomor 548801051331534 atas nama Meta Wahyunis.

Barang sejumlah uang ditransfer, korban justru semakin dibebani tuntutan biaya tambahan lainnya. Baru saat itulah korban menyadari telah tertipu, namun uang yang dikirimkan tidak mungkin kembali. Selain nomor kontak jasa pengantar, pelaku utama yang berperan sebagai sosok yang menjanjikan hadiah dan cinta palsu diketahui menggunakan nomor WhatsApp luar negeri +447867245065 dengan nama kontak Dong dan foto profil dua ekor anjing.

Atas kejadian ini, pihak korban serta narasumber sangat berharap, Aparat penegak hukum (APH), khususnya unit Patroli Siber, dapat segera menindaklanjuti laporan ini. Korban mendesak agar dilakukan penyelidikan mendalam untuk melacak keberadaan para pelaku, memblokir nomor-nomor kontak serta rekening bank yang digunakan, guna mencegah korban-korban baru jatuh ke dalam jeratan modus yang sama.

“Nomor rekening atas nama Meta Wahyunis dan nomor-nomor WhatsApp tersebut sudah jelas digunakan untuk menipu dan mengambil hak orang lain. Kami berharap rekening ini segera dibekukan dan pelaku ditangkap, agar tidak ada lagi ibu-ibu atau warga lain yang menjadi korban kebohongan mereka,”tegas
F. Sopian, S.H.
melalui via WhatsApp kepada Mnctano.com.

Kasus ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan daring yang kian beragam. Modus penipuan cinta palsu yang disusul janji hadiah paket dari luar negeri adalah salah satu pola yang paling sering terjadi.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal di dunia maya, apalagi yang menjanjikan hadiah mewah atau uang tunai namun meminta sejumlah uang dengan alasan biaya Bea Cukai, pajak, atau biaya pengiriman. Tidak ada paket resmi yang mewajibkan penerima mentransfer uang di muka ke rekening pribadi perorangan.Jika menemui hal serupa, segera hentikan komunikasi dan laporkan ke pihak kepolisian”,tutup
Sopian.(Mus)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *