Magelang, mnctvano.com — Danrindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han., memimpin acara sidang Wanhatdik (Dewan Penasehat Pendidikan) Siswa Dikjurba If Abit Dikmaba If TNI AD Gel I TA 2026 dan Dikjurta If Abit Dikmata If TNI AD gel I TA 2026 di Ruang Yudha Mako Rindam IV/Diponegoro Jum’at (19/6/2026) kemarin.
Sidang Wanhatdik ini untuk menentukan kelulusan siswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan kejuruan Bintara dan Tamtama Infanteri.
Dalam sidang tersebut, Kabagdik Kolonel Inf Imron Masyhadi, S.E., memaparkan hasil pendidikan siswa meliputi nilai akademik/pengpil, kemampuan jasmani, serta penilaian sikap dan perilaku selama mengikuti pendidikan dengan tujuan sebagai pedoman Danrindam dalam menentukan lulus/tidak lulus serta penetapan predikat 10 siswa lulusan teratas dan 10 siswa lulusan terbawah.
“Jadilah prajurit yang *tanggap, tanggon, dan trengginas.*Tanggap berarti memiliki kecerdasan, intelektualitas tinggi, serta kemampuan berpikir taktis dan cepat dalam menyelesaikan masalah.
Tanggon berarti memiliki karakter, kepribadian yang kuat, mental yang ulet, disiplin, dan tahan uji.
Trengginas berarti memiliki keterampilan, ketangkasan, dan kondisi fisik yang sehat serta lincah,”tegas Danrindam
Berdasarkan hasil sidang Wanhatdik, Danrindam memutuskan seluruh peserta didik dinyatakan lulus semua dengan rincian pencapaian sebagai berikut:
• Dikjurba If Abit Dikmaba If TNI AD Gel I TA 2026: Diikuti 172 siswa (9 meraih predikat Memuaskan, 163 berpredikat Baik).
•Dikjurta If Abit Dikmata If TNI AD Gel I TA 2026: Diikuti 762 siswa (69 meraih predikat Memuaskan, 693 berpredikat Baik)
Sidang Wanhatdik juga menetapkan para prajurit berprestasi yang berhasil meraih Nilai Prestasi Akhir (NPA) tertinggi, yaitu:
• Lulusan Terbaik Dikjurba If diraih oleh siswa Kevin Ramadhan Putra Purnomo (Nosis 1939) dengan NPA 828,94.
• Lulusan Terbaik Dikjurta If diraih oleh siswa Ahmad Qoidul Khoir (Nosis 3720) dengan NPA 871,20.
Sidang Wanhatdik merupakan suatu wahana untuk mengetahui perkembangan hasil akhir pendidikan dan sekaligus menjadi bahan evaluasi pendidikan yang dilaksanakan.
(Red)








