Kefamenanu TTU, Detikpk.com,- Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Cekdam Km 9, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara. Korban ditemukan Tim SAR gabungan pada Sabtu sekitar pukul 16.15 WITA.

Polres TTU menerima laporan warga mengenai adanya perempuan tenggelam di cekdam sekitar pukul 12.30 WITA. Menindaklanjuti laporan itu, personel langsung turun ke TKP. Pawas IPTU Mateus Neno dan Pamapta IPDA Primus Tan, S.H juga menghubungi Basarnas Kabupaten TTU untuk bantuan pencarian.
Tim SAR gabungan bersama Sat Samapta Polres TTU menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan fasilitas seadanya. Setelah beberapa jam, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit menggunakan mobil operasional Kasat Samapta Polres TTU.

Identitas Korban
Nama: Trezia Kolo
Usia: 40 Tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Agama: Katolik
Pekerjaan: Petani
Alamat: RT/RW 007/002, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU
Keterangan Saksi
Saksi Adam Sanak menjelaskan dirinya sempat berpapasan dengan korban di dekat cekdam. Saat itu korban berteriak dan marah marah sambil menuju arah cekdam, lalu memukul mukul air. Saksi sempat menegur agar korban tidak masuk ke air, namun korban tetap marah dan memaki saksi. Saksi kemudian meninggalkan lokasi.
Saksi lain, Egelbertus Tuames, melihat korban sekitar pukul 12.00 WITA. Korban masuk ke pinggir air sambil memukul air dan berteriak. Saksi yang sedang memancing di cekdam sempat menegur korban dari jarak sekitar 150-200 meter agar keluar dari air karena mengganggu aktivitasnya. Korban tidak menghiraukan. Beberapa menit kemudian saksi tidak lagi melihat korban dan langsung menghubungi anggota polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.

Keluarga Tolak Autopsi
Keluarga korban, melalui kakak kandung Josep Kolo, menerima kematian korban sebagai musibah. Keluarga menolak autopsi dan tidak menghendaki proses hukum lanjutan. Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan resmi.

Kasus ini ditangani Polres TTU bersama Basarnas dan ditutup setelah evakuasi serta pernyataan dari keluarga korban.
Yuven Fernandez/ Ana Funan











