Bunda Literasi Resmikan Pondok Literasi Nuba Nanga Di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae Momentum Penting Penguatan Gerakan Literasi Berbasis Desa

banner 468x60

Maumere, Sikka. NTT, mnctvano.com,- Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, meresmikan Pondok Literasi Nuba Nanga di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Bolawolon, Sabtu (28/02/2026), itu menjadi momentum penting penguatan gerakan literasi berbasis desa.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka, Very Awales, Sekretaris DISARPUS Yuvensius Rafael, Sekretaris Camat Kangae, jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Sikka, Tim Bidang Pengelolaan Perpustakaan DISARPUS Sikka, Kabid Paud Andy Carvalo, Ketua Asidewi Yance Moa, Tokoh Dunia Anak Pak Ari, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pokdarwis Desa Tana Duen, para guru dan tutor PAUD, siswa-siswi SMP dan SD, anak-anak PAUD, serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Peresmian Pondok Literasi ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bunda Literasi sebagai simbol dimulainya kegiatan literasi dan sains bagi pelajar serta masyarakat umum di Desa Tana Duen dan wilayah sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi menegaskan bahwa kehadiran pondok baca tidak boleh berhenti pada seremoni peresmian semata, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya baru di tengah masyarakat.

“Pondok Literasi Nuba Nanga ini harus menjadi habit atau kebiasaan. Anak-anak harus datang membaca, berdiskusi, belajar sains sederhana, dan menjadikan tempat ini sebagai ruang tumbuh bersama. Jangan sampai berhenti hanya pada acara peresmian hari ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen desa, pemerintah desa, guru, orang tua, Pokdarwis, serta pegiat literasi, untuk menjaga dan menghidupkan pondok baca tersebut secara berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi adalah kunci agar gerakan literasi benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kepala DISARPUS Kabupaten Sikka Very Awales dalam kesempatan yang sama menyampaikan komitmen untuk terus mendukung penyediaan bahan bacaan, pendampingan pengelolaan, serta program literasi dan sains yang inovatif di desa-desa.

Sementara itu, Ketua Asidewi Yance Moa dan Tokoh Dunia Anak, Ari menyatakan kesiapan mereka untuk bersinergi dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang kreatif dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.

Dengan diresmikannya Pondok Literasi Nuba Nanga, Desa Tana Duen diharapkan menjadi salah satu desa percontohan dalam pengembangan literasi berbasis komunitas di Kabupaten Sikka.

Gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, serta menumbuhkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

Yuvenalis Ansina Fernandez

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *