Labuan Bajo, NTT, mnctvano.com,- Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, meninjau langsung jalannya operasi pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo.
Kehadiran beliau bertujuan untuk memimpin asistensi operasional pada hari keenam pencarian guna memastikan seluruh kekuatan Tim SAR Gabungan bekerja secara optimal dan terukur. Rabu 31 Desember 2025
Dalam keterangannya, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso menyampaikan salam hormat dan apresiasi tinggi dari Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan.
Keberhasilan tim dalam menemukan satu dari empat korban pada 29 Desember lalu, setelah mendapatkan informasi dari nelayan Pulau Serai, dinilai sebagai bukti nyata soliditas dan sinergitas yang telah terbangun kuat di lapangan. Kepala Basarnas menekankan agar seluruh personel tetap menyalakan harapan dan menjaga optimisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.
Selama berada di Posko Terpadu, Deputi Operasi melaksanakan rapat perkembangan untuk mengevaluasi hasil penyisiran dan menentukan fokus pencarian selanjutnya. Fokus utama operasi saat ini diarahkan pada titik-titik penyelaman strategis dengan mengerahkan sebelas penyelam profesional. Selain melakukan pengarahan teknis di posko, pihak Basarnas juga telah bertemu langsung dengan keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa mendalam serta berkoordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Bupati Manggarai Barat guna memastikan komitmen penuh Basarnas sejak hari pertama kejadian.
Upaya pencarian ini juga mendapat perhatian internasional melalui surat resmi dari Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bapak Bernardo de Sicart Escoda. Dalam surat tersebut, beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Basarnas serta seluruh Tim SAR Gabungan atas dedikasi dalam proses pencarian, seraya menaruh harapan besar agar tiga warga negaranya yang masih hilang dapat segera ditemukan. Sebagai bentuk ikhtiar yang komprehensif, Deputi Operasi bersama Gubernur NTT dan rombongan juga mengikuti prosesi acara adat serta keagamaan di lokasi kejadian.
Menutup rangkaian asistensi tersebut, Deputi menyempatkan diri mengunjungi KN SAR Puntadewa untuk memotivasi personel yang bertugas. Beliau menegaskan agar seluruh tim selalu memprioritaskan keselamatan diri di tengah kondisi alam yang dinamis. Personel diminta tidak memaksakan operasi jika cuaca tidak bersahabat dan bagi para penyelam agar selalu waspada terhadap pergerakan arus di bawah permukaan laut demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
(Yuvenalis Ansina Fernandez)











