Melawi,Kalbar//Mnctvano.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Melawi, menggelar sosialisasi pembukaan pendaftaran Seleksi Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 kepada para calon mahasiswa baru (Camaba),
Jumat,(5/6/2026), di
Dimsum Kopi Koe, Nanga Pinoh.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya putra-putri petani kelapa sawit, mengenai peluang memperoleh pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Sosialisasi dihadiri oleh puluhan calon mahasiswa baru, pengurus DPD APKASINDO Kabupaten Melawi, serta Sekretaris DPW APKASINDO Kalimantan Barat, Agus Kuswara, A.Md., yang memberikan penjelasan terkait persyaratan, serta mekanisme pendaftaran, hingga tahapan seleksi program beasiswa.
Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Melawi, Sopian Hadi, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa program beasiswa tersebut merupakan, kesempatan besar bagi generasi muda daerah khususnya untuk Kabupaten Melawi untuk melanjutkan, pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit.
“Program Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit merupakan peluang yang sangat baik bagi putra-putri daerah, khususnya anak-anak petani sawit. Melalui program ini mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang kompeten serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun sektor perkebunan nasional,”ujar
Sopian Hadi
Saat di wawancara lansung awak media
Jumat, 05/06/26.
Menurutnya, DPD APKASINDO Kabupaten Melawi berkomitmen memberikan pendampingan penuh, kepada para calon peserta agar dapat mengikuti seluruh proses pendaftaran dengan baik. Sebagai bentuk keseriusan tersebut, APKASINDO Melawi telah membentuk Satuan Kerja (Satker) Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit melalui Surat Keputusan (SK) resmi.
“Kami ingin memastikan para calon mahasiswa mendapatkan informasi yang benar dan pendampingan yang maksimal. Karena itu, kami telah membentuk Satker yang bertugas membantu peserta mulai dari proses pendaftaran, pengisian data pada sistem, verifikasi dokumen hingga penyelesaian seluruh berkas yang dipersyaratkan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW APKASINDO Kalimantan Barat, Agus Kuswara, A.Md., memaparkan secara rinci tahapan seleksi dan pentingnya kelengkapan dokumen administrasi dalam proses pendaftaran.
“Kelengkapan dan keakuratan dokumen menjadi salah satu faktor penting dalam proses seleksi administrasi. Oleh karena itu, para calon mahasiswa harus mempersiapkan seluruh berkas dengan cermat dan memanfaatkan pendampingan yang telah disediakan oleh APKASINDO agar tidak mengalami kendala pada saat proses verifikasi,” kata
Agus Kuswara.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Satker Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit DPD APKASINDO Kabupaten Melawi, Mambang Gumadi, S.Sos., berharap seluruh calon mahasiswa baru yang berminat mengikuti program tersebut dapat mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang tersedia.
“Program beasiswa ini merupakan peluang yang sangat berharga bagi putra-putri daerah, terutama anak-anak petani kelapa sawit. Kami berharap para calon Camaba benar-benar serius mengikuti setiap tahapan, melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diminta, serta aktif berkoordinasi dengan Satker apabila mengalami kendala selama proses pendaftaran. Jangan sampai kesempatan emas ini terlewatkan hanya karena kelalaian dalam menyiapkan berkas,” ujar Mambang Gumadi.
Ia menegaskan bahwa Satker yang telah dibentuk siap memberikan pendampingan kepada seluruh peserta hingga proses pendaftaran selesai.
“Kami siap membantu dan mendampingi peserta mulai dari tahap awal hingga akhir proses pendaftaran. Harapan kami, semakin banyak putra-putri Kabupaten Melawi yang berhasil lolos dan menjadi penerima Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026,”tambahnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi diskusi dan konsultasi yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperoleh informasi lebih mendalam terkait program beasiswa.
Menutup kegiatan tersebut, Sopian Hadi mengajak para peserta untuk memanfaatkan peluang yang ada dan menyebarluaskan informasi program kepada masyarakat luas, khususnya keluarga petani kelapa sawit yang memiliki anak usia kuliah.
“Saya berharap para calon mahasiswa dapat mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh dan melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan. Informasikan juga kepada teman, saudara, dan keluarga yang memenuhi syarat agar semakin banyak generasi muda Melawi yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa ini,” tuturnya.
Ia optimistis Kabupaten Melawi dapat meningkatkan jumlah penerima Beasiswa Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 dan melahirkan generasi muda yang unggul, profesional, serta mampu menjadi bagian dari pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia di masa depan.
Dalam struktur Satker yang telah dibentuk, Darsono, S.H., dipercaya sebagai Ketua Satker, sementara Mambang Gumadi, S.Sos., menjabat sebagai Sekretaris. Satker tersebut akan bertugas melakukan pendampingan administrasi, verifikasi berkas, konsultasi teknis, serta koordinasi dengan peserta hingga seluruh tahapan pendaftaran dan seleksi selesai dilaksanakan(red).











