Lampung Timur, Lampung, mnctvano.com,- Hasil tim investigasi media MNCTV ano di desa labuhan ratu Vll kecamatan labuhan ratu kabupaten Lampung Timur. Provinsi Lampung 24 Desember 2025
Kami menanyakan tentang pengelolaan Bumdes kepada Sekretaris desa tapi beliau menjawab tidak tahu,Lalu beliau menyarankan agar bertanya langsung dengan Ketua Bumdes dan Setelah di telusuri,Salah satu anggota Bumdes labuhan ratu VII Oka berada di dusun 1.
Menurut keterangan dari Mas Oka selaku anggota bumdes memberikan informasi kepada kami yang terkait pengelolaan bumdes dibelikan sapi 14 ekor sapi lalu yang merawatnya diserahkan kepada pak Wardoyo sebagai ketua unit,dusun 04,4 ekor pak Sunarto,pak Rohim,pak Sukonif dan dusun 03 adalah Pak Simun.
Kebetulan salah satu staf desa di depan rumah ketua Bumdes menanyakan maksud dan tujuan tim awak media MNCTV Ano,Kami menjawab untuk bersilaturahmi di kediaman pak Simun.Tetapi beliau langsung emosi dan berkata’itu semua sudah selesai apalagi yang kalian cari’tuturnya penuh emosi.
Setelah itu dijawab oleh staf desa’itu bukan tugas kalian apa perlu saya mengumpulkan masa’ini sudah jelas menghalangi tugas awak media sebagai kontrol sosial.
Lalu kemudian kami diajak oleh staf desa tersebut ke rumah beliau,1 jam kemudian beliau tidak keluar dari rumah di karenakan beliau masih ada tamu yang harus di temui.
Kemudian orang tua beliau menjelaskan masalah bumdes sudah diserahkan kepada Kades labuhan ratu VII selanjutnya pak Joko tidak tau lagi.
Tim awak media berupaya menemui pak Wardoyo selaku ketua unit,Dua kali ke rumahnya selalu tutup.Pertama kali kami ketemu anak pak Wardoyo dan kami menanyakan kepada anak nya dan beliau mengatakan bapak sedang keluar rumah.Kemudian kami tinggalkan nomor telepon dan sampai saat ini tidak ada konfirmasi selanjutnya kepada kami.
Menurut keterangan pak Simun,memang betul Saya merawat dua ekor sapi,untuk yang lainnya Saya tidak tahu karna 2 bulan Saya merawat sapi kemudian sapi tersebut sakit lalu saya berupaya untuk mengobatinya tapi tidak ada perubahan dan saya takut sapi itu mati maka sapi itu kami jual senilai Rp 2.500.000, 1 ekor jawab pak Simun kepada awak media.
Ketua Bumdes Desa Labuhan ratu VII terkesan menghindar dan tidak bisa di temui oleh awak media.
(ARIF YANTO)











