Maumere, NTT, mnctvano.com

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka terus memperkuat tata kelola kearsipan di lingkungan pemerintah daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kegiatan pemeliharaan dan penyusutan arsip pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sikka.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim kearsipan DISARPUS Sikka selama dua hari, mulai Rabu, 11 Maret 2026 hingga Kamis, 12 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya penataan arsip agar lebih tertib, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan pengelolaan arsip yang berlaku.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan arsip pada setiap perangkat daerah dikelola dengan baik, sehingga dokumen pemerintahan dapat terjaga keamanannya dan mudah diakses saat dibutuhkan.
“Pemeliharaan dan penyusutan arsip merupakan bagian penting dalam pengelolaan kearsipan. Melalui kegiatan ini, kami membantu perangkat daerah menata arsip aktif maupun arsip inaktif agar tertib sesuai jadwal retensi arsip serta ketentuan kearsipan yang berlaku,” ujar Very Awales kepada media di Maumere, Kamis 12/03/2026.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut meliputi penataan arsip, identifikasi arsip yang masih memiliki nilai guna, serta penyusutan arsip sesuai prosedur, sehingga ruang penyimpanan arsip menjadi lebih tertib dan efisien.
Menurutnya, tertib arsip merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan profesional. Oleh karena itu, DISARPUS Sikka secara rutin melakukan pembinaan, pendampingan, serta penataan arsip pada berbagai perangkat daerah.
Very Awales menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan pada perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka guna mendorong terwujudnya budaya tertib arsip di Kabupaten Sikka.
Melalui kegiatan ini diharapkan setiap perangkat daerah semakin memahami pentingnya pengelolaan arsip yang baik sebagai sumber informasi pemerintahan, bahan pertanggungjawaban, serta memori kolektif daerah.
Yuvenalis Ansina Fernandez












