Setelah Usai Video Dugaan Penimbunan Bantuan Viral, Rumah Warga Di Sibolga Diduga Dilempar Bom Molotov

banner 468x60

Sibolga, Sumatera Utara, mnctvano.com

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Suasana dini hari yang biasanya sunyi di sebuah kawasan permukiman Kota Sibolga mendadak pecah oleh kobaran api di depan sebuah rumah warga, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Rumah tersebut diketahui ditempati Risman Lase, yang akrab disapa Rilas, bersama keluarganya. Api disinyalir muncul setelah sebuah botol kaca yang diduga berisi bahan bakar dilempar ke arah bagian depan rumah oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

Kobaran api sempat menyala di teras rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun insiden itu menimbulkan kepanikan bagi penghuni rumah dan warga sekitar.

Rilas menduga peristiwa itu terjadi tidak lama setelah dirinya bersama sejumlah rekannya mengunggah sebuah video di media sosial yang kemudian menjadi viral.

Video tersebut memperlihatkan keberadaan sejumlah bantuan bencana yang tersimpan di sebuah bangunan di kawasan Panomboman, Kecamatan Sibolga Utara.

Dalam rekaman itu terlihat tumpukan bantuan yang disebut berkaitan dengan bencana yang terjadi pada 25 November 2025.

Dalam video tersebut, Rilas bersama rekannya mempertanyakan mengapa bantuan yang disebut untuk korban bencana itu masih tersimpan di lokasi dan diduga belum sepenuhnya disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Saya tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Tetapi setelah video itu viral di media sosial, rumah saya justru dilempar bom molotov,” kata Rilas.

Ia mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat segera diusut.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya pengamanan dari aparat kepolisian di sekitar rumah yang ditempati korban. Motif serta pelaku pelemparan botol kaca yang memicu kobaran api tersebut juga masih belum diketahui.

(AW)

Oplus_131072
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *