Skandal PIP di Sekolah Negeri 307 Sikumbu Kepala Sekolah Diduga Gelapkan Bantuan dan Tahan Buku Rekening Siswa

banner 468x60

Mandailing Natal, Mnctvona.com

Dari hasil investigasi Media Dan LSM di Sekolah Negeri 307 sikumbu kecamatan lingga bayu Kabupaten Mandailing Natal dari Tahun 2019 sampai 2025 di duga banyak siswa penerima PIP yang tidak di salurkan oleh pihak sekolah .

Sementara Dari data kendikbud Siswa tersebut terdaftar sebagai penerima Bantuan PIP tersebut.

Aktivis anti korupsi Dahlena selaku Bendahara LSM KPK RI, sangat kecewa kepada pihak sekolah yang tidak memberikan hak2 siswa tersebut ia juga berjanji akan mengkawal sampai tuntas per masalahan ini.

,”Dari data yang kita temukan mulai dari tahun 2019 sampai 2025 di Sdn 307 sikumbu di duga banyak penerima Bantuan yang tidak di salurkan pihak sekolah ,bahkan ada juga yang sampai Enam Kali ia dilihat di data sebagai penerima bantuan, sementara dari pengakuan orang tua murid satu kalipun tak pernah ia di berikan bantuan PIP untuk anak nya .ungkap Dahlena ketika di wawancarai Tim Media di lopo Lintas Timur panyabungan.

Ia juga menduga permasalahan ini dilakukan bukan hanya pihak sekolah saja mugkin ini juga ada keterlibatan pihak lain.

(25/10/2025)sejumlah orangtua murid Dari Sekolah Negeri 307 Sikumbu telah melaporkan Kepala Sekolah Kepihak Berwajib untuk mempertanggung jawab kan perbuatan nya nanti.

Menurut keterangan para orangtua, dana PIP Yang seharus nya Di terima oleh siswa sebagai bantuan pendidikan, di duga tidak di salurkan sepenuh nya bahkan ada yang tidak menerima satu kalipun. Mereka mencurigai ada nya penyimpangan Dana yang telah dilakukan pihak sekolah.

Kasus ini telah menarik perhatian Publik dan menjadi sorotan di kalangan masyarakat. Pihak berwajib diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap kebenaran dan menindak Tegas pelaku jika terbukti bersalah. Dan kami menduga dalam kasus ini mungkin selain pihak sekolah juga ada keterlibatan yang lain.

Sampai saat ini kami dari tim Media dan LSM sudah mencoba meng konfirmasi pihak sekolah namun belum ada respon bahkan no WhatsApp kami telah di blokir.

Reporter  :  Team Raja Christovel Nababan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *