Pangkalan kuras, Pelalawan, Riau, mnctvano.com,- Sebagai renungan firman Tuhan pada malam hari ini yang terambil dari surat 1 Timotius (6:7-8)Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
Ayat ini mengingatkan kita bahwa harta duniawi bersifat sementara. Manusia lahir ke dunia dengan tangan kosong dan akan meninggal tanpa membawa harta apa pun. Pelajaran utamanya adalah pentingnya memiliki rasa cukup dan tidak diperbudak oleh cinta uang.
ini merupakan nasihat Rasul Paulus kepada Timotius untuk hidup dengan rasa cukup dan mengandalkan Tuhan, mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada kelimpahan harta benda duniawi.
Kebutuhan Dasar: Makanan dan pakaian mewakili kebutuhan pokok manusia (termasuk tempat tinggal dan perlindungan). Jika kebutuhan esensial ini terpenuhi, seseorang harus merasa puas dan bersyukur. Tegasnya firman Tuhan yang di sampaikan penasehat semi mendofa
Miskin jauh pelayanan ini kami segai hamba Tuhan itulah tugas dan kewajiban kami untuk melayani jiwa-jiwa Sukacita luar biasa” adalah anugerah yang indah. sedang kami rasakan kebahagiaan mendalam, sesuatu, atau membutuhkan dorongan semangat kepada jemaat Tuhan ucap gembala sidang st.M gulo
Namun para jemaat sangat diimbau tetap semangat dan saling mensupport kegiatan ibadah seterusnya dimulai.dari diri sendiri Hal ini merupakan langkah untuk berkomitmen untuk melayani Tuhan seterusnya tegas ketua majelis POSPEL UKUI jl. Simpang mangga pak Dia Waruwu
(kaperwil Riau)
Sudirman Waruhu











