*SPBU Badiri Diduga Kurangi Takaran BBM Saat Warga Terdampak Bencana Alam*

banner 468x60

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mnctvano.com,- Diduga SPBU 14225315 yang ada di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kuat dugaan telah melakukan praktik pengurangan takaran bahan bakar minyak (BBM) kepada warga yang sedang menghadapi situasi darurat pasca bencana banjir dan longsor.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sejak bencana pada 25 November 2025, warga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti LPG 3 kg, BBM, serta kebutuhan pokok lainnya. Kondisi ini membuat masyarakat semakin rentan secara ekonomi.

Dugaan kecurangan tersebut terjadi pada Rabu, 03 Desember 2025, ketika petugas SPBU melayani pembelian BBM menggunakan jerigen lima liter milik warga. Dalam proses pengisian BBM, sejumlah pelanggan mengaku mendapati takaran yang tidak sesuai standar.

Seorang warga berinisial MG menyatakan kecurigaannya saat melihat volume BBM yang diterimanya dari petugas SPBU tidak seperti biasanya.

“Ada pelanggan bertanya apakah takarannya sudah pas, namun petugas justru menjawab dengan nada marah. Hal itu membuat pelanggan tidak berani melanjutkan protes,” kata MG kepada awak media mnctvano.com.

Warga lainnya, MT, mengatakan dirinya turut menjadi korban dugaan pengurangan takaran. Ia menyebut setiap pelanggan diminta membayar Rp 50.000 per jerigen, namun diduga BBM yang diterima hanya bernilai sekitar Rp 45.000.

“Dari pagi sampai sore, takaran yang diterima pelanggan diduga selalu berkurang. Ketika giliran saya, saya langsung menegur petugas dan memanggil keamanan. Setelah itu, barulah pengisian kembali normal dan jerigen lima liter terisi penuh,” ujar MT.

Sejumlah warga lain yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan kejadian serupa. Mereka menilai dugaan praktik tersebut sangat merugikan masyarakat, terlebih dalam situasi bencana.

“Kami berharap hal seperti ini tidak terulang lagi. Masyarakat sedang sulit, jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan,” ujar seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU 14225315 belum dapat di temui wartawan, demi mencari kebenaran nya dan keterangan resmi terkait dugaan pengurangan takaran BBM tersebut.

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *