Langsa, Aceh, mnctvano.com,- Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Kota Langsa dikabarkan berencana mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut muncul setelah dirinya mengaku merasa tertekan lantaran kerap didatangi wartawan untuk melakukan konfirmasi terkait berbagai persoalan administrasi dan kebijakan sekolah. 29 april 2026
Menurut Muhammad Yunus menyebutkan intensitas kedatangan wartawan dalam beberapa bulan terakhir dinilai cukup tinggi.
Hal itu disebut membuat aktivitas kepala sekolah terganggu dan memicu tekanan psikologis.
“Beliau merasa kurang nyaman karena hampir setiap ada isu atau persoalan, selalu ada wartawan datang meminta klarifikasi. Kondisi ini membuat beliau mempertimbangkan untuk mundur,” ujar sumber tersebut, Senin (27/4/2026).
Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.
Ia mengatakan jabatan yang diembannya saat ini menuntut kesiapan mental dan keterbukaan terhadap publik, namun situasi yang terus berulang membuat dirinya kelelahan.
“Saya memahami tugas wartawan sebagai kontrol sosial dan penyampai informasi kepada masyarakat.
Namun saya serba salah, apabila saya kasih 50 besok datang lagi, kalau saya kasih 20 besok naik berita macam-macam. Karena saya aja tidak ada.., darimana saya ambil..? kalau begini artinya wartawan menyuruh sayà korupsi. Sebab itu saya sempat berpikir untuk mengundurkan diri,” katanya.
Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai interaksi antara pejabat publik, termasuk kepala sekolah, dengan wartawan merupakan bagian dari prinsip keterbukaan informasi publik. Selama dilakukan secara profesional, konfirmasi media dinilai sebagai mekanisme kontrol yang wajar.
Pengamat pendidikan setempat menyebut kepala sekolah sebagai pejabat publik yang memiliki tanggung jawab terhadap transparansi pengelolaan sekolah.
“Kalau ada pertanyaan dari media terkait penggunaan anggaran, program sekolah, atau kebijakan tertentu, itu hal biasa. Yang penting kedua pihak saling menghormati prosedur dan etika,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan terkait kabar rencana pengunduran diri tersebut.
(Linda Evalina)











